Mencicipi Kuliner Sembari Menikmati Bentangan Sawah di Waroeng Kemarang

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 18 Juni 2018 - 13:30 WIB

Waroeng Kemarang, Destinasi Kuliner di Banyuwangi (Foto: facebook.com/kemenpar)
Waroeng Kemarang, Destinasi Kuliner di Banyuwangi (Foto: facebook.com/kemenpar)

INDUSTRY.co.id, JakartaSelain memiliki destinasi wisata yang indah, Banyuwangi juga memiliki berbagai destinasi kuliner yang perlu kamu datangi saat berlibur ke kampung halaman Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Salah satunya yakni Waroeng Kemarang. 

Terletak di Jalan Perkebunan Kalibendo, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Taman Suruh, Glagah, Kabupaten Banyuwangi ini merupakan tempat makan yang memiliki panorama yang indah, dihiasi dengan pemandangan persawahan berkontur terasiring yang menyejukan mata. Selain itu, Waroeng Kemarang ini juga memiliki spot selfie bagi kamu yang ingin berfoto-foto bersama keluarga dan teman-teman.

"Ini destinasi kuliner baru di Banyuwangi," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya dikutip dari facebook Kemenpar, Jakarta, Senin (18/6/2018). 

Uniknya, bagian atas dari Waroeng Kemarang ini mempunyai desain bangungan semi outdoor. Tampilannya menyerupai joglo. Itulah bangunan utama Waroeng Kemarang. Arsitekturnya berbentuk rumah adat Osing. Ukurannya jumbo. Sangat besar. Saking besarnya, rumah joglo tadi dinobatkan sebagai rumah adat Osing terbesar saat ini. Lebar bentangan kayu Penglarinya saja mencapai 13 meter. 

Waroeng Kemarang, Destinasi Kuliner di Banyuwangi (Foto: facebook.com/kemenpar)

Bagian sawahnya juga terlihat keren. Desainnya berkonsep outdoor dengan pondok meja-kursi dan gazebo lesehan. Balutan sawah terasiring yang subur, udara segar, asri nuansa pedesaan, peralatan dapur dan perabot meja kursi yang klasik asli Banyuwangi, akan menjadi teman bersantai bagi siapapun yang datang kulineran ke sana. 

"Saya betah di sana. Ada alunan musik dan kesenian tradisonal seperti gamelan angklung, gandrung dan barong Banyuwangi secara live," ujar Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar Wawan Gunawan.

Bagi yang penasaran, silakan jajal beragam menu tradisionalnya. Dari mulai Sego Tempong, Rujak Soto, Pelasan, Uyah Asem (Kesrut), Sego Janganan, Pecel Pitik, Kopi Lethek, Gedang Goreng, Sumping, Kucur, semua tersedia di Waroeng Kemarang.

Sementara, untuk harga di Waroeng Kemarang relatif murah mulai dari Rp3 ribu hingga Rp5 ribu saja. Nah, yuk! agendakan liburan kamu mencicipi kuliner khas Banyuwangi di Waroeng Kemarang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.