Serapan Minim, AMBI Desak Pemerintah Maksimalkan Penggunaan Material Baja

Oleh : Ridwan | Jumat, 02 Maret 2018 - 16:30 WIB

Industri Besi dan Baja (Ist)
Industri Besi dan Baja (Ist)

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Asosiasi Masyarajat Baja Indonesia (AMBI) menilai penggunaan material baja di dalam negeri masih sangat minim, padahal bila terjadi kecelakaan kerja, material baja masih bisa diaplikasikan ulang.

"Penggunaan material baja harus dimaksimalkan. Selain itu, penggunaan material baja akan lebih efisien," ujar Didi Aulia selaku Ketua Bidang Advokasi dan Regulasi AMBI saat acara "Steel Friday Lunch Club" di Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Didi mengatakan, terkait masalah harga steel box grider dibandingkan dengan grider beton pun relatif sama.

"Bila beton mengalami kegagalan konstruksi sudah pasti hancur dan tidak bisa digunakan kembali. Namun, bila baja masih bisa diperbaiki," terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Direktur Gunung Steel Construction (GSC) Ken Pangestu mengatakan penggunaan material baja harua ditingkatkan.

Ia mengatakan, untuk masalah harga material baja dan beton tidak ada perbedaan yang cukup signifikan. "Kalau bisa pakai baja kenapa mesti pakai beton, sedangkan produksi material kami overload," tegas Ken.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh pelaksana proyek konstruksi sebagian besar adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya, dimana BUMN karya tersebut memiliki anak perusahaan yang memproduksi grider beton.

"Kami berharap pemerintah mempertimbangkan untuk bentangan panjang dan beresiko tingi menggunakan material selain beton," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Partai Golkar (Foto Ist)

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:00 WIB

Golkar Tetap Calonkan Mantan Napi Korupsi, Ini Alasannya

DPP Partai Golkar memiliki alasan mengapa tetap mencalonkan sejumlah mantan narapidana korupsi sebagai calon anggota legislatif di Pilpres 2019.

Fujitsu dukung program industry 4.0 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:28 WIB

Dukung Penerapan Industry 4.0, Fujitsu Bentuk Public Service Business Development

Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus bagi perusahaan IT asal Jepang, PT Fujitsu Indonesia dalam mendukung program pemerintah tersebut.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:00 WIB

Rupiah Kamis Sore Melemah ke Rp14.442

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, ditutup melemah sebesar 28 poin menjadi Rp14.442 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.414 per dolar AS.

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten (Foto Abe)

Kamis, 19 Juli 2018 - 20:45 WIB

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, melakukan kemitraan dengan Korps Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan PT Bintang Energi Lestari untuk menyediakan rumah bagi…

Presiden Jokowi-Wapres JK kunjungi SBY di RSPAD (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 20:38 WIB

Tiga Hari Dirawat, Ketum Demokrat SBY Tinggalkan RSPAD

Presiden RI keenam sekaligus Ketua Umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah dipersilakan pulang dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, yang menjadi tempatnya dirawat…