Indef: Pemilu Dorong Pertumbuhan Ekonomi 0,2 Persen

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Januari 2018 - 12:12 WIB

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan penyelenggaraan pemilihan umum memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 0,2 persen.

"Jika ditanya soal ada dampaknya pemilu bagi ekonomi, iya ada meskipun relatif kecil yakni di kisaran 0,1- 0,2 persen terhadap perekonomi di suatu daerah yang menggelar pesta demokrasi tersebut," ujar Bhima di Jakarta, Jumat (19/1/2018)

Menurutnya, sektor yang langsung merasakan dampak positif pemilu yakni perhotelan dan restoran. Konsolidasi politik dan pertemuan-pertemuan peserta pemilu dan pendukungnya akan lebih tinggi dibanding hari biasa.

"Saat pemilu, acara makan-makan juga akan banyak. Saat konsolidasi, kampanye dan lobi-lobi tentu makan sehingga hal itu mendorong bergeliatnya industri makanan dan minuman," papar dia.

Ia menambahkan jasa konveksi dan iklan pun tidak kalah menuai keuntungan dengan adanya penyelenggaraan pemilu. Atribut partai dan kampanye juga mendorong jasa konveksi akan lebih bergeliat.

"Jasa iklan akan bertambah dari hari biasanya. Meskipun soal iklan saat ini sudah diatur tidak bisa semaunya pasangan calon yang berlaga dalam pemilu. Adanya pemilu juga menguntungkan konsultan politik sehingga hal itu memberikan efek yang baik," jelas dia.

Dikatakannya, saat pemilu yang diistilahkan tahun politik, para pengusaha tidak perlu cemas dan khawatir jika ingin berinvestasi. Apalagi, paparnya, di Indoesia setiap tahun selalu ada pemilu serentak.

"Setiap tahun kita tahun politik, jadi investasi saja. Apalagi di Indonesia gejolak pemilu atau pergantian kabinet di pemerintahan Indonesia tidak mempengaruhi ekonomi kita terbukti saham kita stabil," jelas dia.

Hanya saja ia memberikan catatan bahwa di setiap pemilu dan kaitannya dengan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari keamanan dan ketertiban suatu daerah.

"Semua pihak harus menjaga keamanan dan ketertiban suatu daerah. Dengan hal itu ekonomi investasi dan geliat ekonomi lainnya akan berjalan dengan baik," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Asosiasi Wartawan Korea (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 22:37 WIB

Wartawan Negeri K-Pop Kunjungi Pulau Bali

Presiden Asosiasi Wartawan Korea Jung Kyu Sung disertai sembilan orang wartawan Korea Selatan saat ini tengah berada di Pulau Dewata. Selama tujuh hari, 24-31 Mei, para wartawan negeri K-Pop…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di lokasi pembangunan Jembatan Kali Kuto

Sabtu, 26 Mei 2018 - 21:27 WIB

Jembatan Kali Kuto Bisa Dilewati H-2 Lebaran, Pengalihan Lalu Lintas Disiapkan

Pemudik yang melalui tol fungsional nantinya tidak dikenakan tarif. Kondisi jalan tol fungsional terdiri dari 132 km merupakan lapisan beton (rigid) dan 18 km berupa aspal.

Menteri Basuki saat meninjau ruas tol Pejagan-Pemalang

Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:36 WIB

Kementerian PUPR Pastikan Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Dalam Kondisi Mantap Untuk Mudik 2018

Dengan dibukanya ruas tol Brebes Timur- Pemalang, maka pemudik yang akan ke arah Semarang pada tahun 2018 tidak lagi keluar di Pintu Tol Brebes Timur

Garis Polisi (Industry.co.id)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:53 WIB

Terlalu, Curi Jengkol Dua Pemuda Aceh Dihakimi Massa

Dua pemuda babak belur dihakimi massa, karena ketangkap tangan mencuri buah jengkol di kebun milik warga di Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (25/5/2018) malam.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:47 WIB

BUMN Diminta Bersinergi Benahi Perumahan Karyawan

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk bersinergi untuk membenahi rumah-rumah dinas maupun milik karyawan yang sudah tidak layak huni.