Cikarang Dry Port Hadirkan Aplikasi MyCDP, Mudahkan Customer Akses Informasi Shipment

Oleh : Hariyanto | Rabu, 13 Desember 2017 - 14:57 WIB

Soft Launching Aplikasi MyCDP (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Soft Launching Aplikasi MyCDP (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Jababeka tbk melalui PT Cikarang Inland Port hari ini mengadakan soft launching aplikasi MyCDP yang bisa digunakan untuk para stakeholder untuk melakukan kegiatan-kegiatan transkasi yang berhubungan dengan Cikarang Dry Port.

GM Commercial Cikarang Dry Port Imam Wahyudi mengatakan, aplikasi tersebut nantinya hanya diberikan kepada eksisting pelanggan Cikarang Dry Port dan dibuat menjadi private, artinya customer hanya tahu shipment mereka sendiri atau bisnis yang mereka lakukan dengan Cikarang Dry Port dan orang lain tidak bisa mengakses.

"Tapi mereka akan mengerti setiap pergerakan informasi shipment atau pengiriman dia baik ekspor maupun impor di cikarang dry port, dan juga untuk domestik atau pengiriman dari pelabuhan ke werehouse atau pabrik mereka. Jadi penerapanya lebih ke privasi dari masing masing customer." kata Imam kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Imam mengungkapkan, soft launching aplikasi ini merupakan langkah awal sosialisasi kepada customer untuk mengkomunikasikan kepada custumer yang reguler sebagai pengguna jasa CDP.

"Istilah nya daily selalu menggunakan kita. Kita sampaikan dulu untuk mendapatkan masukan dari mereka apakah aplikasi ini sudah oke atau masih perlu improvisasi, oleh karena itu dalam waktu 1-2 bulan kedepan kita masih membutuhkan masukan dari mereka untuk kita develope pada aplikasi ini." ungkap Imam.

Tujuan membuat aplikasi ini , tambah Imam, adalah supaya service cikarang dryport sudah berada digenggaman masing masing customer. "Semua fisikali transfer ke gadget atau online itu yang kita harapkan," tambahnya.

Imam menyampaikan, dibuatnya aplikasi MyCDP ini adalah untuk menyesuaikan servive dan kebutuhan apa saja yang diberikan CDP kepada customer.

"Apa benefitnya setelah ada aplikasi ini. Artinya kita perlu melakukan sesuatu yang membuat mereka lebih mudah mengakses sehingga memudahkan pengguna jasa kita untuk melakukan transaksi ekspor impor maupun domestik di Cikarang Dry Port." ungkapnya.

Aplikasi ini juga diharapkan memberikan kemudahan bagi customer. "Adanya aplikasi mycdp ini agar mereka lebih merasa ini lho aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan proses semudah mudahnya di cikarang dry port." tambah Imam.

"Wall picture nya kita adalah smartport, smartport itu bertujuan membuat bisnis semakin mudah, nah itu nanti semua terkoneksi antara satu dengan yang lain antara lain dengan bea cukai dan karantina. Kita juga sudah mempersiapkan e-billing dan e-payment juga. Aplikasi itu hanya satu doted yang menggabungkan sistem makro kita," Pungkas Imam.

Cikarang Dry Port mempunyai lokasi yang strategis yaitu di kawasan manufaktur terbesar di Jawa Barat di Kawasan Industri Jababeka. CDP menawarkan layanan satu atap untuk penanganan kargo serta solusi logistik untuk ekspor dan impor internasional dan juga untuk distribusi domestik.

Cikarang Dry Port menyediakan pelabuhan serta jasa logistik yang terintegrasi dengan puluhan perusahaan logistik dan supply chain; seperti eksportir, importir, pengangkut, operator terminal, stasiun kontainer, gudang, transportasi, logistik pihak ketiga (3PL), depo kontainer kosong, serta bank dan fasilitas pendukung lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Fintech (images: illusionqueststudios.com)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:40 WIB

Perlindungan Konsumen, Prioritas Pengusaha Fintech

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengklaim, telah banyak melakukan kegiatan proaktif dan preventif dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen, bersama Otoritas Jasa…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:13 WIB

Inilah Kesepakatan Kementerian Kesehatan dan Fonterra Brands dalam Mendukung Sustainable Development Goal

Jakarta- Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menyampaikan kebanggaanya karena dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat…

Bank Indonesia

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:00 WIB

BI: Penjualan Eceran Oktober 2018 Meningkat

Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan eceran di Oktober 2018, yang tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil 2,9 persen (tahun ke tahun/year…

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.