BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Oleh : Herry Barus | Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)
Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi baru yakni Handayani dan Sophia Alizsa.

Mayoritas pemegang saham juga menyepakati pergantian komisaris yakni Rofikoh Rokhim yang sebelumnya sebagai Komisaris PT Hotel Indonesia Natour menggantikan Adhyaksa Dault.

"Dengan jajaran baru kami akan meneruskan program kerja. Alasan pemberhentian dan penugasan baru itu di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," kata Direktur Utama BRI Suprajarto usai RUPS-LB di Jakarta, Rabu (18/10/2017)

Suprajarto enggan menjelaskan lebih rinci penempatan direksi baru dan juga pergeseran Sunarso.

Adapun Handayani sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN). Sedangkan Sophia Alizsa sebelumnya menjabat Kepala - EVP Jaringan Bisnis Ritel BRI.

Selain pergantian jajaran direksi dan komisaris, RUPS-LB BRI juga menyepakati pemecahan saham atau "stock split" dengan rasio 1:5. Sehingga harga saham BRI setelah pemecahan saham adalah Rp50 rupiah per saham dari Rp250 per saham.

Suprajarto menjelaskan pemecahan saham ini untuk meningkatkan basis investor ritel.

"Ini untuk memberikan sinyal positif, dan peningkatan investor ritel, meningkatkan frekuensi perdagangan saham, dan keseimbangan harga saham baru," ujarnya.

Setelah RUPS-LB, jajaran direksi dan komisaris BRI adalah : Direktur Utama : Suprajarto Direktur Kredit Mikro dan Ritel : Priyastomo Direktur Kredit Menengah, Korporasi dan BUMN : Kuswiyoto Direktur Konsumer : Handayani Direktur Strategi, Bisnis, dan Keuangan : Haru Koesmahargyo Direktur Kelembagaan : Sis Apik Wijayanto Direktur Perbankan Korporasi : Mohamnad Irfan Direktur Kepatuhan : Susy Liestiowaty Direktur Manajemen Risiko : Donsuwan Simatupang Direktur Human Capital : Sophia Alizsa Direktur Digital Banking dan Teknologi : Indra Utoyo Sedangkan Jajaran Komisaris BRI adalah Komisaris Utama/Komisaris Independen Adrinof A. Chaniago Wakil Komisaris Utama : Gatot Trihargo Komisaris : A. Fuad Rahmany Komisaris : Mahmud Komisaris : Rofikoh Rokhim Komisaris : A. Sony Keraf Komisaris : Vincentius Sonny Loho Komisaris : Nicolaus Teguh Komisaris : Jefry J. Wurangian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.