Keberadaan Transportasi Aplikasi Tidak Bisa Dibendung

Oleh : Hariyanto | Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:17 WIB

Ilustrasi Taksi Online (Ist)
Ilustrasi Taksi Online (Ist)

INDUSTRY.co.id - Bandung- DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan keberadaan transportasi aplikasi (daring/online) tidak bisa dibendung atau dihapuskan karena besarnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa berbasis teknologi berbiaya murah tersebut.

"Keberadaan transportasi berbasis teknologi ini tidak bisa dihapuskan. Aturan dan pelarangan terhadap transportasi jenis ini tidak bisa dihapuskan. Apalagi keberadaannya, memberikan kemudahan bagi masyarakat," kata Wakil Ketua DPRD Jabar Haris Yuliana, di Bandung, Rabu (18/10/2017)

Menurut dia, polemik yang terjadi akibat keberadaan transportasi daring vs transportasi konvensional saat ini adalah percepatan teknologi seiring dengan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa ini.

Sehingga, kata Haris, keberadaan transportasi daring ini berkembang cepat sementara itu hingga saat ini belum ada aturan yang menjadi payung hukumnya sehingga menimbulkan polemik di lapangan.

"Jadi intinya adalah percepatan perkembangan teknologi itu, mengalahkn peraturan," kata dia kepada awak media di Bandung.

Ia menuturkan kondisi yang terjadi saat ini harus menjadi sebeuah peringatan keras bagi semua stakeholder.

Dengan kata lain, lanjut dia, stakeholder yang terkait dengan transportasi ini kecolongan sehingga belum mempersiapkan peraturan terkait keberadaan tranportasi berbasis online ini.

"Dan memang harus diakui bahwa kita kecolongan. Makanya harus segera disikapi dengan bijak," kata dia.

Oleh karena itu politisi dari Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini mengimbau dan meminta semua pihak yang terkait untuk duduk bersama membahas masalah tersebut.

"Dan yang tidaj kalah penting, adalah melibatkan orang-orang yang memiliki pandangan futuristik dan paham mengenai perkembangan teknologi khsusunya di bidnag transportasi," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…

BTPN Syariah (Foto MediaIndonesia)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:40 WIB

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1 Persen

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan Rp6,87 triliun, tumbuh 19,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya…