ICDX Siapkan 4 Produk Berjangka Baru, Prioritaskan Futures Timah

Oleh : Hariyanto | Kamis, 31 Agustus 2017 - 13:05 WIB

CEO ICDX Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
CEO ICDX Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Nusadua - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menyiapkan empat produk berjangka baru. Adapun item yang menjadi prioritas adalah kontrak berjangka timah.

CEO ICDX Lamon Rutten menyampaikan, ke depannya ICDX akan meluncurkan sejumlah produk baru seperti kontrak Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) timah, minyak WTI (West Texas Intermediate), emas berjangka, dan indek mata uang asing (forex). Namun, produk futures timah menjadi prioritas.

Menurutnya, salah satu alasan peluncuran produk SPA ialah masih banyaknya nasabah domestik yang berinvestasi di luar negeri melalui broker lokal. Padahal praktik investasi melalui Introducing Broker (IB) tersebut terbilang ilegal karena kantor pialang asing tidak memiliki izin usaha di Indonesia.

"Banyak investor dalam negeri yang bermain SPA di luar negeri, makanya kami ingin menawarkan produk SPA yang lebih beragam," tuturnya setelah acara Indonesia Tin Conferences & Exhibition (ITCE) 2017 di Nusa Dua, Bali, Selasa (29/8/2017)

Disinggung soal kapan waktu peluncuran produk baru, Lamon menyampaikan prosesnya sedang berjalan. Pastinya, peluncuran kontrak baru akan dilakukan satu per satu, tidak sekaligus.

"Yang paling penting pialang dan nasabah mengerti soal jenis kontrak ini, bukan persoalan cepat-cepat diluncurkan. Kami akan keluarkan secara bertahap," ujarnya.

Mantan Managing Director and Chief Executive Multi Commodity Exchange of India (MCX) yang bergelut selama lebih dari 30 tahun di pasar komoditas ini menambahkan, Indonesia masih memiliki potensi produk-produk lain untuk bisa ditransaksikan di dalam bursa berjangka. Pasalnya, Negeri Khatulistiwa merupakan produsen besar sejumlah tambang dan mineral seperti batu bara serta nikel.Nusadua - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menyiapkan empat produk berjangka baru. Adapun item yang menjadi prioritas adalah kontrak berjangka timah.

CEO ICDX Lamon Rutten menyampaikan, ke depannya ICDX akan meluncurkan sejumlah produk baru seperti kontrak Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) timah, minyak WTI (West Texas Intermediate), emas berjangka, dan indek mata uang asing (forex). Namun, produk futures timah menjadi prioritas.

Menurutnya, salah satu alasan peluncuran produk SPA ialah masih banyaknya nasabah domestik yang berinvestasi di luar negeri melalui broker lokal. Padahal praktik investasi melalui Introducing Broker (IB) tersebut terbilang ilegal karena kantor pialang asing tidak memiliki izin usaha di Indonesia.

"Banyak investor dalam negeri yang bermain SPA di luar negeri, makanya kami ingin menawarkan produk SPA yang lebih beragam," tuturnya setelah acara Indonesia Tin Conferences & Exhibition (ITCE) 2017 di Nusa Dua, Bali, Selasa (29/8/2017)

Disinggung soal kapan waktu peluncuran produk baru, Lamon menyampaikan prosesnya sedang berjalan. Pastinya, peluncuran kontrak baru akan dilakukan satu per satu, tidak sekaligus.

"Yang paling penting pialang dan nasabah mengerti soal jenis kontrak ini, bukan persoalan cepat-cepat diluncurkan. Kami akan keluarkan secara bertahap," ujarnya.

Mantan Managing Director and Chief Executive Multi Commodity Exchange of India (MCX) yang bergelut selama lebih dari 30 tahun di pasar komoditas ini menambahkan, Indonesia masih memiliki potensi produk-produk lain untuk bisa ditransaksikan di dalam bursa berjangka. Pasalnya, Negeri Khatulistiwa merupakan produsen besar sejumlah tambang dan mineral seperti batu bara serta nikel.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)(setkab.go.id)

Rabu, 23 Mei 2018 - 06:01 WIB

Corporate Card Permudah Transaksi dan Pembayaran PNS PANRB

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kementerian PANRB bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) meluncurkan Corporate Card atau BRI Card. BRI Card tersebut berfungsi sebagai pengganti uang…

Peluncuran The New MINI John Cooper Works Countryman di GIIAS 2017

Rabu, 23 Mei 2018 - 05:50 WIB

Ini Deretan Mobil dan Motor Baru yang Bakal Mejeng di GIIAS 2018

Ajang pameran otomotif berskala internasional atau Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) segera digelar pada 2 hingga 12 Agustus mendatang di ICE BSD City, Serpong Tangerang. Dalam…

Ki-ka Romi (Presiden Direktur Seven Event), Suparno Djasmin, Director PT Astra International tbk, Yohannes Nangoi Ketua Umum GAIKINDO,Bp Herrys Winata (Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia), Bp Agus Riyadi Project Director Seven Event

Rabu, 23 Mei 2018 - 05:30 WIB

GIIAS 2018 Jadi Ajang Eksplorasi Standar Emisi Euro4

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), akan kembali hadir pada tanggal 2 - 12 Agustus 2018, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dan tahun ini GIIAS akan…

Saddam Aljihad, Ketua Umum PB HMI Menyalami seniornya Ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrusammad di Kampus Unpad, Jatinangor, Sumedang

Rabu, 23 Mei 2018 - 04:55 WIB

HMI Siap Cetak 15.000 Wirausahawan Pencipta Lapangan Kerja

Guna membantu pemerintah dalam pengadaan lapangan kerja yang semakin ketat, organisasi mahasiswa tertua, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), siap untuk mencetak 15.000 wirausaha baru. Berbagai pelatihan…

Koopssusgab, Komando operasi khusus gabungan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 22 Mei 2018 - 23:00 WIB

TNI-Polri Tak Bisa Dipisahkan Tangani Terorisme

Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menilai peran TNI dan Polri tidak bisa dipisahkan dalam penanganan kasus-kasus terorisme.