Presiden Jokowi: JFC Sejajar dengan Karnaval Pasadena Hingga Berlin

Oleh : Herry Barus | Minggu, 13 Agustus 2017 - 18:12 WIB

Presiden Jokowi dan Menpar Arief Yahya saksikan Jember Fashion Carnaval (Minggu 13/8/2017 (Foto Tribunnews)
Presiden Jokowi dan Menpar Arief Yahya saksikan Jember Fashion Carnaval (Minggu 13/8/2017 (Foto Tribunnews)

INDUSTRY.co.id - Jember- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC), di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8) siang.

Saat berjalan kaki dari Pendopo Kabupaten Jember menuju alun-alun untuk menyaksikan JFC, Presiden Jokowi disambut antusias warga yang berebut bersalaman dengan dirinya.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengaku sangat bergembira sekali karena dapat hadir di Jember kota karnaval dunia. Ia menambahkan bahwa kehadirannya untuk menyaksikan Jember Fashion Carnaval yang telah berjalan 16 tahun. Ia juga menilai karnaval ini bukan hanya menjadi icon bagi Jember, tetapi telah menjadi icon yang membanggakan bangsa dan negara Indonesia.

“Karnaval ini tidak kalah menariknya, tidak kalah kreatifnya, tidak kalah hebohnya dengan karnaval yang diselenggarakan di negara-negara lain. Tidak kalah dengan karnaval Pasadena di Amerika Serikat, tidak kalah dengan karnaval Rio de Janeiro di Brazil, tidak kalah dengan karnaval Noting Hill di Berlin, tidak kalah,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, ini adalah sebuah karnaval yang digarap, yang dicanangkan, yang diorganisasi, dan dilaksanakan secara detail dengan sangat baiknya.

“Saya ingin kota-kota lain di Indonesia juga bisa memiliki festival yang khas, memiliki karnaval yang unik yang menjadi agenda kesenian yang diselenggarakan secara rutin, yang ada kalender event-nya, yang ada kalender tahunannya seperti Jember Fashion Carnaval ini, karena keberagaman budaya kita adalah sebuah kekuatan sekaligus keunggulan, keunggulan kita dibandingkan dengan bangsa-bangsa yang lainnya” ujar Presiden.


Presiden Jokowi berharap kalau Jember Fashion Carnaval ini dilaksanakan setiap tahun, agar nanti bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan untuk dilaksanakan setiap 3 tahun sekali, bisa di Jakarta atau kota-kota yang lainnya di Indonesia. Tetapi Jember tetap menjadi ikonnya.


Dengan menampilkan konsep busana Kerajaan Sriwijaya, tema besar JFC tahun ini adalah Victory Unity in Diversity. Selain itu juga ditampilkan 10 kostum nasional yang telah tampil di event internasional, secara berurutan, yaitu Srivijaya Empire, Bali, King of Papua, Mystical Toraja, Siger Crown Lampung, Borneo, Chronicle of Borobudur, Mythical Toraja, Wonderful of Betawi, dan Unity in Diversity.


Mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara dalam kesempatan itu antara lain Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:51 WIB

Kebanyakan Regulai Menumpuk Hambat Kecepatan Pembangunan

Presiden Joko Widodo menjelaskan kebanyakan regulasi yang bertumpuk memiliki potensi tumpang tindih sehingga rentan menghambat kecepatan pembangunan Indonesia.

Ilustrasi Anggota Polri/ Brimob (Foto Ist)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:41 WIB

Upaya Pemberantasan Korupsi Bisa Dimulai dari Internal Polri Secara Menyeluruh

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meragukan kesiapan Polri terkait dengan rencana membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi.

Miryam S. Haryani. (Foto: IST)

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:34 WIB

Anggota DPR Miryam S Haryani Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak…

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:28 WIB

Kapolri Tito Klarifikasi Pemberitaan Soal Korban Pemerkosaan

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikasi atas sebuah…

Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi Bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10).

Senin, 23 Oktober 2017 - 22:24 WIB

Pemerintah Awasi 12 Koperasi Bermasalah Ini

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah dan melakukan praktik menyimpang.