MUI Jakarta Selenggarakan Destinasi Wisata Halal

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 08 Juni 2017 - 16:00 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Menggelar Kawasan Halal Fair 2017, Menjadikan Jakarta Sebagai Destinasi Wisata Halal
Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Menggelar Kawasan Halal Fair 2017, Menjadikan Jakarta Sebagai Destinasi Wisata Halal

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta merangkul DDW Communication dengan menggelar serangkaian acara yang bertajuk "Kawasan Halal Fai 2017, Menjadikan Jakarta Sebagai Destinasi Wisata Halal."

Untuk pertama kali festival halal ini diselenggarakan di mal lantai tiga Plaza Semanggi, Jakarta pada tanggal 9 hingga 18 Juni 2017.

Dengan mengusung konsep pameran makanan dan multi product, event ini digelar sebagai ajang sosialisasi, promosi, edukasi sekaligus syiar MUI DKI untuk mengenalkan produk yang sudah tersertifikasi halal bahkan kawasan halal kepada pemerintah, pebisnis dan masyarakat.

“Apalagi kini semakin marak kasus-kasus makanan, minuman, atau perlengkapan kosmetik dengan menggunakan bahan baku yang diharamkan membuat masyarakat semakin peduli pentingnya produk-produk halal,” ujar Direktur LPPOM MUI DKI Jakarta, Ir. Hj. Osmena Gunawan melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Rabu (7/6/2017).

Menurut beberapa penelitian, tambah Osmena, bahkan memperlihatkan pertumbuhan populasi muslim secara global meningkat dan pertumbuhannya mempengaruhi mangsa pasar halal. Hal ini membuat sertifikasi halal menjadi pertimbangan perusahaan sebagai salah satu jurus meningkatkan penjualan.

Selain itu, adanya Undang-Undang No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.158 tahun 2013 tentang Sertifikasi Halal Restoran dan Non-Restoran, karenanya MUI DKI Jakarta membentuk tim Kawasan Halal MUI DKI Jakarta. Kawasan Halal MUI DKI Jakarta adalah rencana wilayah halal atau arena perdagangan yang kehalalannya dijamin dan dibina oleh MUI dan sekaligus menjadi destinasi wisata halal, sambungnya.

Dikesempatan yang sama, Muhammad Lukman Mashuri, Ketua Pelaksana Kawasan Halal Fair 2017 menjelaskan adapun serangkaian acara meramaikan Kawasan Halal Fair antara lain: lomba mewarnai tingkat SD, lomba tahfidz tingkat SD-SMP, santunan yatim, buka bersama dan shalat tarawih berjama’ah, tausiah, moeslim community gathering, talkshow, cooking class with chef halal, Islamic multi product, dan halal food bazaar.

Ada juga tiga kegiatan utama diantaranya Halal Food dan Multi Product Bazaar merupakan pameran produk yang sudah tersertifikasi halal di LPPOM MUI DKI Jakarta, keuangan Islam (perbankan, asuransi dan lainnya) serta pameran fashion Islami seperti baju koko, sarung, gamis, kerudung hingga buku-buku islami, dan lainnya.

Selain itu, acara ini juga akan diadakan Tausiyah dengan tema Halal Is My Life dari ulama-ulama ternama yang mengabdi di MUI DKI Jakarta. Juga Talkshow yang menjadi ujung tombak tersedianya destinasi wisata halal yang dibawakan berbagai stakeholder, baik dari pemerintah, LSM, pebisnis, maupun komunitas.

Di festival juga mengadakan pameran produk halal, juga diisi beragam acara yang tak kalah menarik lainnya diantaranya ada lomba mewarnai tingkat SD, lomba tahfidz qur’an tingkat SD-SMP, santunan anak yatim piatu, buka bersama dan shalat tarawih berjama’ah, hiburan music bernuansa Islami.

Acara ini juga didukung Moslem Community Gathering, seperti Cooking Class with Chef Halal, My Halal Kitchen, Wajah Bunda Indonesia, Indonesia Affiliate Community (IDAFF), Komunitas Terang Jakarta, Ozafest, Masyarakat Tanpa Riba, dan Sinergi Komunitas Pendaki Muslim.

Sementara, Deden Edi Soetrisna, Sekretaris Komisi Ekonomi MUI Jakarta mengungkapkan, ada berbagai merek makanan halal akan memeriahkan pameran ini, seperti Pempek 16, Bakso Gulung Cipayung, Lumpia Pandawa, Griya Takso (Tahu Bakso), Donat Spanyol Churroskuu, Pai Mama, Es Cendol Mirama Jalejo, Siomay Chipsy dan masih banyak lagi. Juga Produk-produk kecantikan dan fashion, seperti Lazis Wahdah, Cessbi, Madani Grup, Dakara Fashion, Inspiring GVC Kosmetika, dan lainnya.

“Semua produk, baik pangan, obat-obatan, maupun kosmetika yang diikutsertakan dalam kegiatan ini sudah pasti memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI Pusat maupun Provinsi,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Halal untuk kehidupan sehari-hari di seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya DKI Jakarta serta melakukan pembinaan kepada IKM dan UMKM yang telah tersertifikasi halal maupun belum dalam usahanya.

Acara ini turut diresmikan oleh Ketua Panitia Kawasan Halal MUI Provinsi DKI Jakarta, Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dan PLT Gubernur Provinsi DKI Jakarta, serta ditutup oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Terpilih. Bersama DDW Communication, MUI DKI Jakarta yakin akan lebih dari 2000 orang hadir dalam Kawasan Halal Fair 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.