INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menterian Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan sektor industri pengolahan nonmigas akan mendekati atau mencapai target sebesar 4% pada akhir 2021.
Menurutnya, kinerja positif ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak dalam upaya melakukan pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Sepanjang tahun 2021,kami menargetkan kontribusi industri pengolahan nonmigas sebesar 18% dan kontribusi ekspor dari produk industri sebesar 75%,” kata Menperin Agus seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Rabu (24/11/2021).
Menperin juga meyakini, seiring pulihnya perekonomian nasional, kinerja sektor industri manufaktur juga diproyeksi meningkat pada tahun 2022.
“Ada beberapa indikator kunci sektor industri pada triwulan III tahun 2021 yang memperlihatkan kemajuan cukup signifikan,” ujarnya.
Indikator gemilang itu, sambung Menperin, di antaranya tercermin dari pertumbuhan sektor industri yang tercatat sebesar 4,12% atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 3,51%.
Indikator berikutnya, kontribusi sektor industri pengolahan nonmigas terhadap PDB nasional mencapai 17,33% atau lebih tinggi dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya.
“Selain itu, nilai investasi sektor industri pada Januari-September 2021 tercatat sebesar Rp236,79triliun. Indikator lainnya adalah PMI Manufaktur Indonesia yang mencapai 57,2 pada bulan Oktober 2021," ungkapnya.
"Nilai ini adalah tertinggi dalam sejarah bagi Indonesia,” tandas Menperin Agus.