INDUSTRY.co.id - Cirebon - Upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia terus dilakukan melalui berbagai cara. Kali ini, Aquaproof mengajak 20 influencer dan kreator konten dari Cirebon dan sekitarnya belajar membatik langsung di Sanggar Batik Katura, kawasan Trusmi, Cirebon.
Kegiatan bertajuk “Aquaproof Membatik Bersama Influencer” yang digelar pada 20 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari kampanye “Aquaproof Melindungi Karya, Merawat Warisan”. Inisiatif ini bertujuan mengenalkan proses pembuatan batik sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian budaya lokal.
Dalam workshop tersebut, peserta mempelajari tahapan membatik, mulai dari menggambar pola, mencanting menggunakan malam panas, hingga proses pewarnaan. Seluruh kegiatan didampingi Susi Kusniati, pewaris Sanggar Batik Katura, beserta tim.
Susi menjelaskan, batik Trusmi memiliki sejarah panjang yang diwariskan secara turun-temurun. Secara umum, batik Cirebon memiliki dua karakter utama, yakni motif pesisiran yang kaya warna dan terinspirasi flora serta fauna, serta motif keratonan yang mengambil inspirasi dari lingkungan Keraton Cirebon.
“Cintailah batik dengan cara mulai untuk memakainya,” ujar Susi.
Para peserta yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan juga membagikan pengalaman membatik melalui media sosial. Bagi sebagian influencer, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama mengenal proses pembuatan batik secara langsung.
Salah satu peserta melalui akun Instagram @mvhiee_23 mengungkapkan, proses membatik membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Ia juga mengapresiasi suasana Sanggar Batik Katura yang menggunakan cat Aquaproof warna Sage Green 094.
Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan produk Aquaproof sebagai pelopor cat pelapis antibocor di Indonesia. Perusahaan menyebut produknya memberikan perlindungan bangunan dari kebocoran dan rembesan akibat cuaca ekstrem.
Marketing Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia, Chandra Kurniawan mengatakan, kampanye tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pelestarian budaya Indonesia dan pengrajin batik lokal.
“Setiap goresan canting menyimpan cerita, kerja keras, dan identitas. Lewat kampanye ini, Aquaproof ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga bagian dari upaya menjaga budaya Indonesia tetap lestari,” kata Chandra.
Pelestarian batik Cirebon sendiri terus mendapatkan perhatian. Pada Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal untuk sejumlah motif batik daerah. Pengakuan tersebut menjadi salah satu langkah melindungi kekayaan budaya seklaigus memastikan warisan batik dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.