INDUSTRY.co.id - Tanjung Lesung – Jakarta CMO Club adalah komunitas “Chief Level” yang menganut sistem “By Invitation Only” disusun sebagai inisiatif utama PKCAM untuk berfungsi sebagai platform untuk memberdayakan pemasaran ke tingkat yang lebih tinggi, di luar peran fungsional di antara para pemimpin bisnis dan eksekutif terkemuka di kawasan ASEAN.

Tujuan utama Jakarta CMO Club adalah untuk mempromosikan peran strategis pemasaran di Indonesia dan menjadi komunitas utama bagi Marketing Executive di Indonesia. Jakarta CMO Club Gathering kali ini diselenggarakan pada tanggal 18 November 2021 di Tanjung Lesung Resort.

Hadir sebagai pembicara sekaligus tamu special antara lain Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.IP. selaku Staf Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Bambang Soesatyo selaku Ketua Umum IMI, Setyono D. Darmono selaku Komisaris Utama Jababeka, Nanan Sukarna selaku Willys Owner Indonesia, dan Sigit H. Samsu selaku Presiden Indonesia Flying Club serta Arief Yahya yang merupakan Menteri Pariwisata periode 2014-2019.

Dalam acara tersebut Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko Ginting, S.I.P selaku Staf Kepala Staf Kepresidenan Indonesia mengungkapkan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran dan perubahan industri ekonomi dari berbagai aspek.

"Dunia mengarah pada semakin banyaknya aktivitas ekonomi yang minim contact atau less contact economy. Beberapa indikasi yang kita rasakan adalah bergesernya perilaku masyarakat yang mengarah pada belanja online, bergesernya peranan media online yang meningkat peranannya sebagai media pemasaran dan hiburan," kata Moeldoko

"Berkembang pesatnya layanan jasa keuangan digital seperti mobile banking, digital banking. Dan yang terakhir yang kita tidak bayangkan sebelumnya adalah telemedicine, dan banyaknya pelatihan dan pendidikan secara online.”,
pungkas Moeldoko.

Bambang Soesatyo yang juga merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyebut bahwa dirinya mendukung adanya pernyataan mengenai digitalisasi yang saat ini telah menjadi tren perilaku konsumen. Langkah selanjutnya yang dapat ditempuh adalah pengayaan dan metode marketing di berbagai platform.

"Youtube, instagram, twitter, dan facebook masih jadi pilihan utama untuk melancarkan strategi pemasaran. Tentunya didukung oleh penetrasi digital. Tingkat penetrasi teknologi masyarakat saat ini mencapai 76,8%. Dan jumlah pengguna internet dari penduduk kita mencapai 212 juta user," ucap Bambang.

Sementara itu, disesi pemaparan lainnya Setyono D. Darmono selaku Komisaris Utama Jababeka yang berbagi cerita mengenai perjalanan Jababeka. Jababeka sendiri merupakan pengembang kawasan industri pertama.

Dilanjutkan oleh Sigit H. Samsu selaku President Indonesia Flying Club juga memaparkan terkait entrepreneurship yang ditanamkan pria yang telah jatuh cinta kepada Tanjung Lesung dan penerbangan.

“Dalam kegiatan ini, saya memiliki lamunan “what is your dream?” Saya harus berpikir untuk mewujudkan mimpi-mimpi dimana industri yang kita geluti, dan terkait pilot Flying Club, saya membangun karakter entrepreneurship mereka masing-masing supaya tidak menjadi pilot biasa. Melainkan menjadi pilot yang unik dan berkualitas namun tetap bekerja secara nyaman.”, jelasnya.

Pada sesi selanjutnya, Nanan Sukarna selaku Willys Owner Indonesia, mantan Wakapolri, memaparkan terkait Entrepreneurial Marketing yang sebelumnya menyampaikan sebuah atribut resmi kepada Hermawan Kartajaya sebagai hadiah ulang tahun dari Willys Owner Indonesia.

“CMO melakukan pekerjaannya melakukan otak kecil dan hati nurani karena pekerjaannya sangat terkait dengan bisnis, relasi, dan strategi.”, katanya.