INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT. JULO Teknologi Finansial (JULO) perkenalkan inovasi fitur kredit digital yang mencakup kelengkapan transaksi cash dan non-cash.
Fitur tersebut meliputi berbagai layanan dari tarik dana, kirim dana, beli pulsa & data, bayar tagihan listrik PLN, bayar e-commerce, top-up e-wallet, bayar kartu prabayar sampai bayar tagihan BPJS.
Pembayaran kredit digital JULO dapat dilakukan sebulan sekali atau dalam bentuk cicilan sehingga memudahkan transaksi dalam satu aplikasi.
Dengan inovasi fitur kredit digital, para nasabah dapat menggunakan limit - maksimum 15 juta rupiah dengan suku bunga terjangkau mulai dari 0,1% per hari untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.
Transformasi JULO menjadi kredit digital memfasilitasi nasabah untuk dapat menggunakan sisa limit tanpa harus menunggu pelunasan sehingga memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam mengatur kredit yang diperoleh.
“Inovasi fitur lengkap kredit digital diluncurkan sebagai komitmen JULO Kredit Digital dalam mendukung inklusi keuangan bangsa Indonesia” kata CEO & Co-founder JULO, Adrianus Hitijahubessy yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (2/11/2021)
Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita menuturkan, inovasi fitur kredit digital terbaru ini disesuaikan dengan kebutuhan nasabah akan layanan digital yang serba praktis di masa sekarang.
" Pembayaran juga bisa dilakukan dengan sistem bayar-nanti atau cicilan sehingga memberikan kemudahan nasabah dalam bertransaksi," kata Mikhal.
Selain fitur tarik tunai, fitur isi ulang e-wallet menjadi salah satu fitur favorit dari nasabah JULO kredit digital.
"Untuk top-up e-wallet, pengguna cukup memilih e-wallet yang akan diisi, masukkan nomor telepon, nominal dan tenor. E-wallet bisa langsung digunakan dengan cepat dan praktis, sedangkan pembayaran dapat dilakukan dengan tempo di tanggal gajian.” terang Mikhal.
Layanan JULO Kredit Digital dapat diakses secara daring oleh masyarakat di seluruh provinsi Indonesia. Selama 5 tahun berdiri, JULO telah menyalurkan fasilitas kredit sebesar lebih dari 2 triliun rupiah - dengan 70% penggunaan diperuntukkan untuk peningkatan kualitas hidup seperti modal usaha, biaya kesehatan, renovasi rumah dan pendidikan.