Keren! 10 Foodpreneur Dapat Pelatihan Pengembangan Bisnis Bareng KraftHeinz

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 15 Oktober 2021 - 19:48 WIB

10 Foodpreneur Dapat Pelatihan Pengembangan Bisnis Bareng KraftHeinz
10 Foodpreneur Dapat Pelatihan Pengembangan Bisnis Bareng KraftHeinz

INDUSTRY.co.id, Jakarta - KraftHeinz Food Service Institute mengajak 10 foodpreneur terpilih untuk mengikuti pelatihan eksklusif selama 10 hari untuk mengembangkan bisnis mereka. Para foodpreneur tersebut tak hanya mendapat materi tentang pengembangan bisnis dari Ultra Indonesia, tapi juga diajak berkolaborasi membuat menu baru dengan produk Heinz dan ABC dari KraftHeinz Indonesia.

Dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan, Head of Food Service KraftHeinz Indonesia, Joanna Sudharta mengucapkan selamat kepada 10 foodpreneur yang terpilih mengikuti pelatihan eksklusif tersebut. Ia juga menginformasikan KraftHeinz Food Service menawarkan beragam kolaborasi dengan foodpreneurs, mulai dari kolaborasi menu hingga menyediakan wadah berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman.

"Di KraftHeinz Food Service, kami mempunyai misi untuk selalu menjadi partner para chef dan pelaku usaha makanan dan minuman. Sehingga kita bisa maju bersama. Karenanya KraftHeinz Food Service itu juga menawarkan kolaborasi kepada para pelaku usaha makanan dan minuman dalam bentuk yang beragam, mulai dari kolaborasi menu sampai menyediakan wadah untuk berbagi pengalaman dan ilmu pengetahuan,” ujarnya dalam pembukaan pelatihan, Senin (20/9/2021).

“Tidak hanya para pemenang di sini, tetapi semua foodpreneur bisa mendapatkan ilmu ini, baik dari webinar yang dilakukan 2 bulan lalu ataupun melalui media sosial kami www.kraftheinzfoodservice.co.id ataupun di Instagram @kraftheinzfsid," imbuhnya.

Selain pelatihan yang digelar pada 20 September-1 Oktober 2021 tersebut, para peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa promosi melalui artikel di detikcom, alat masak profesional dan tambahan modal usaha puluhan juta rupiah.

KraftHeinz Food Service Institute mengajak Ultra Indonesia dalam menghadirkan program exclusive class ini. Para pemenang tersebut mendapat materi peta bisnis kuliner, pengembangan produk, kemasan dan struktur harga bisnis kuliner, merancang model bisnis, menyusun rencana pemasaran dan distribusi, serta pengembangan menu menggunakan produk saus atau minuman dari merek Heinz dan ABC.

Pengisi materi dalam pelatihan tersebut di antaranya In House Chef KraftHeinz Food Service Dede Wahyudi, CEO Ultra Indonesia Agung Nugroho, dan Co-Founder Ultra Indonesia Bonnie Susilo.

Pada hari pertama misalnya, Co-Founder Ultra, Bonnie Susilo mengungkapkan 9 poin tren bisnis makanan yang diprediksi akan terjadi di tahun 2022 atau tahun depan. Tren ini berkaca dari apa yang terjadi saat ini, yaitu pandemi COVID-19 hingga berbagai tantangan yang akan dihadapi ke depannya.

"Bisnis model perlu diubah, seperti food service pempek yang biasanya bukanya di warungan, karena pandemi, dijual frozen melalui jaringan. Model business-nya udah change, atau yang kita namakan dari food service jadi ready to eat misalnya," ujarnya dalam pelatihan secara online, Senin (20/9/2021).

"Tidak sepenuhnya berubah, itu mungkin jadi penambahan produk baru. Dirasa dine ini konsumennya masih ada, yah jangan ditinggalkan, tapi ada new business model. Ini salah satu changes yang harus dilakukan," imbuhnya.

Tren kedua adalah meningkatnya masak dari rumah, terutama pada segmen ibu rumah tangga. Menurutnya, UMKM makanan dan minuman harus bisa membuat produk yang aman, enak, sehat, dan mudah disajikan oleh ibu rumah tangga yang semakin ke sini gegara pandemi semakin senang masak-masak.

Antusiasme Peserta Mengikuti Pelatihan

Pemilik MaxHealthyKitchen, Sumiaty yang menjadi peserta UMKM dalam pelatihan tersebut mengaku bersyukur karena terpilih untuk ikut pelatihan tersebut. Ia mengatakan mendapat banyak ilmu untuk pengembangan bisnisnya ke depan.

"Selama ikut pelatihan ini dapat banyak sekali ilmu yang berharga dan penting untuk saya mulai mengembangkan MaxHealthyKitchen menjadi lebih besar," ujarnya.

 "Semua materi sangat penting untuk saya jadi berusaha untuk mengingat semua, file materi yang dikirim sampai dibaca berulang-ulang. Tapi yang paling bermakna adalah orientasi bisnis harus memikirkan planet, people, baru profit," imbuhnya.

MaxHealthyKitchen yang sudah berdiri 2 tahun ini bergerak dalam bisnis makanan sehat. Menurut Sumiaty, hal itu berkaca dari pengalaman pribadi yang sudah sembuh dari penyakit serius yang disebabkan perubahan pola makan yang dialaminya.

"Harapan saya bisa menjalin hubungan dan kerja sama yang baik dengan detikcom dan Kraft Heinz Foodservice Indonesia, para coach. Dan tentunya MaxHealthyKitchen bisa bertumbuh besar dan memberi manfaat baik bagi konsumennya," imbuhnya.

Hal senada disampaikan pemilik brand minuman Seger asal Medan, Indra Hermawan. Menurut Indra, salah satu materi yang paling disuka dari pelatihan eksklusif tersebut ialah tentang one page marketing (OPM). Ilmu yang baru didapat itu, kata Indra, akan digunakan untuk pengembangan bisnis Seger yang kini sudah memiliki 9 outlet di Medan.

"Saya suka yang one page marketing. Jadi opm itu gimana kita ngesimplifikasi rencana marketing kita, itu karena kemarin PR, karena kalau model bisnis kanvas itu kan sebenarnya kalau dicari di Google itu banyak," ujarnya.

"Nah kalau one page marketing nih jarang, terus pas training (saya dapat) keren juga. Pas saya ulik lagi di internet, jarang, terus literatur nggak banyak. Ketika presentasi ternyata diskusi sama Pak Bonny, pengaplikasiannya sudah benar, gampang dimengerti lah," imbuhnya.

Tiga Foodpreneur Pemenang Pelatihan

Dalam penutupan acara dan pengumuman pemenang yang dilakukan secara virtual, Joanna pun mengapresiasi 10 UMKM kuliner tersebut karena telah meluangkan waktunya untuk mengikuti pelatihan dengan KraftHeinz yang bekerja sama dengan Ultra Indonesia dan detikcom.

“Dan usaha yang telah Bapak Ibu dilakukan untuk membuat business case, untuk membuat menu baru, sangat saya apresiasi dan sangat saya hargai. Saya percaya dengan semangat yang Bapak Ibu ditunjukkan selama dua minggu ini adalah suatu yang bisa disebarkan untuk para foodpreneur yang lain," ujarnya, Jumat (1/10/2021).

"Seperti yang disampaikan Pak Indra (salah satu peserta) tadi bahwa ini Bapak Ibu semua ingin menularkan ke foodpreneur yang lain semangat untuk berbisnis di tengah kondisi yang sulit saat. Dan malam ini mungkin kita akan memberikan hadiah juga untuk tiga peserta terbaik yang sudah dipilih berdasarkan penilaian kami," imbuhnya.

Adapun ketiga UMKM Kuliner yang menang tersebut adalah juara pertama diraih Traviata Prakarti dari Mentai Ramai, juara kedua diraih Hilda Marhandy dari Mie Semeru, dan juara ketiga diraih Indra Hermawan dari Seger.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing

Senin, 06 Desember 2021 - 09:34 WIB

Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0, Kementerian PUPR Uji Coba 3D Concrete Printing Karya Anak Bangsa

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-76 PU, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan PT. PP (Persero) Tbk. dan Autoconz melakukan…

ASUS ROG Phone 5s Series

Senin, 06 Desember 2021 - 09:26 WIB

ASUS Republic of Gamers Hadirkan ROG Phone 5s Series untuk Gamers Indonesia, Ini Harganya...

ASUS Republic of Gamers menghadirkan perangkat terbarunya pada lini ROG Phone 5. Dengan kehadiran processor terbaru dan tercepat dari Qualcomm® Snapdragon™ membawa ROG Phone 5s Series sebagai…

Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Senin, 06 Desember 2021 - 09:03 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Rencana Penanganan Jalan Rusak di Karo, Sumatera Utara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut), Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melakukan pengecekan…

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Senin, 06 Desember 2021 - 08:00 WIB

Bakrie Amanah, Kaltim Prima Coal & Lanal Sangatta Gelar Aksi Tanam 7000 Pohon

Berkolaborasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Lanal Sangatta, Bakrie Amanah menggelar aksi penanaman 7000 pohon untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap…

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Senin, 06 Desember 2021 - 07:10 WIB

Realisasi Capai 73%, Menteri Bahlil Percaya Diri Target Investasi Tembus Rp900 Triliun di Akhir 2021

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahl Lahadalia optimis target investasi Rp900 triliun bakal tercapai pada akhir tahun 2021.