Mantap! Utomo SolaRUV Jadi Pioneer Modul Panel Surya Ber-SNI di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 September 2021 - 17:48 WIB

 Utomo SolaRUV
Utomo SolaRUV

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, penggunaan PLTS atap atau solaruv melonjak tajam dari 351 menjadi 4028 pengguna hingga Juli 2021 yang berarti terjadi pertumbuhannya 1.000 % lebih. 

Kondisi ini diyakini akan terus berkembang seiring terbitnya Permenko 7 Tahun 2021 dimana pengembangan PLTS atap menjadi salah satu program strategis nasional dalam mencapai target bauran energi 23% pada tahun 2025.

Dengan semakin berkembangnya PLTS atap, Kementerian ESDM sebagai regulator berupaya untuk semakin memberikan perlindungan bagi konsumen solaruv melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2021, telah ditetapkan ketentuan standarisasi produk modul fotovoltaik silikon kristalin berupa kewajiban Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk-produk yang beredar di Indonesia. 

Dilansir dari website Kementerian ESDM, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Chrisnawan Anditya menegaskan produk modul fotovoltaik silikon kristalin wajib memenuhi SNI melalui pembubuhan tanda. 

Bahwa praktik seperti ini merupakan common practice yang diterapkan oleh dunia internasional dan merujuk pada International Electrotechnical Commission (IEC). Penerapan SNI bertujuan agar masyarakat tidak dirugikan dalam memasang solaruv di rumahnya.

Menindaklanjuti ketentuan tersebut, PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia sebagai pelaku usaha penyedia jasa solusi sistem PLTS Atap nasional dengan merek Utomo SolaRUV menjadi pioneer yang mendapatkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) di Indonesia.

“Kami sangat senang menjadi pioneer pencantuman sertifikat SNI di produk pembangkit listrik tenaga matahari. Dengan SNI yang menempel di produk-produk Utomo SolaRUV, pengguna bisa yakin dan memiliki kepastian performa sehingga bisa membedakan mana produk yang abal-abal dan mana yang sudah sesuai standar”,ujar Anthony Utomo, Managing Director PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia, Kamis (16/9/2021).

Anthony Utomo menambahkan bahwa masa depan penggunaan solaruv sangatlah cerah. Utomo SolaRUV mengajak penggiat UMKM melalui Jaringan Juragan Atap Energi Surya untuk mengambil peluang bisnis energi yang baik, bersih, dan menjanjikan di tengah kebutuhan PLTS Atap yang terus meroket naik.

“Pencantuman sertifikat SNI di produk-produk Utomo SolaRUV bisa menjadi jaminan kesuksesan mitra UMKM kami dalam menyebarkan semangat energi bersih melalui penggunaan solaruv,” tegas Anthony Utomo.

Dalam kesempatan yang sama, Fransisca Harlijanto selaku Direktur PT Frina Lestari Nusantara mengatakan bahwa sebagai produsen plastik untuk PLTS Terapung, pihaknya menganggap bahwa penggunaan PLTS Atap sangat membantu dalam melakukan efisiensi perusahaan. 

"Untuk itu kami memasang PLTS atap sebanyak 518.4 kWp dari Utomo SolaRUV, sehingga diharapkan ada dukungan timbal balik antar pelaku industri PLTS Atap dan PLTS Terapung dalam gotong royong mendorong akselerasi transisi energi bersih di Indonesia," katanya.

“Untuk menunjang kinerja perusahaan, kami menggunakan PLTS atap dari Utomo SolaRUV yang sudah mendapat sertifikat SNI pertama di Indonesia. Tentu saja secara langsung memberikan kepercayaan bahwa energi listrik yang dihasilkan akan konsisten dan stabil sehingga bisa menghemat pengeluaran pembayaran listrik PLN,” tegas Fransisca Harlijanto.

PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia mendapatkan sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) yang “Pertama” di Indonesia dengan nomor 001/LSP/QI/11-XI/2021 untuk Modul Fotovoltaik Mono-Kristalin dengan merek dagang LONGi dengan tipe LR4-72HPH 445 M, LR4-72HPH 450 M, LR4-72HPH 455 M dengan kapasitas per modul 445 Wp, 450 Wp dan 455 Wp.

Sebagai informasi, Utomo SolaRUV di bawah bendera PT. Utomo Juragan Atap Surya Indonesia adalah penyedia solusi PLTS Atap pemegang SPPT SNI Pertama Modul Fotovoltaik di Indonesia dengan afiliasi Utomodeck sebagai organisasi induk yakni produsen atap nasional pemegang Guinness World Record atau rekor dunia sebagai produsen atap terpanjang di dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:37 WIB

Menko Airlangga Beberkan Hasil Kerja Keras Pemerintah yang Bikin Dunia Kagum! Covid-19 Turun Cepat, Ekonomi Rebound

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa kerja keras Pemerintah dengan partisipasi masyarakat di masa pandemi Covid-19 telah membuahkan hasil yang baik.  Hal ini menurutnya…

Outlet Baru The Face Shop

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:14 WIB

Ekspansi Lagi, Merk Kosmetik Asal Korea Ini Tambah 5 Outlet Baru di 5 Kota di Indonesia

The Face Shop Indonesia, merek kosmetik asal Korea Selatan membuka sebanyak 5 outlet terbaru di 5 kota besar di Indonesia. Pembukaan outlet ini memperkuat jaringan footprint The Face Shop di…

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo (Ist)

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:05 WIB

Menpan RB Terbitkan Surat Edaran, Berikut Aturan Baru WFH dan WFO Bagi ASN

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo kembali mengeluarkan surat edaran yang mengatur penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara…

Toko SELMA

Senin, 25 Oktober 2021 - 08:54 WIB

Ekspansi Kawan Lama Group Buka Toko Pertama Informa Electronics dan SELMA di Lamongan

Center Indonesia yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group terus berekspansi dengan membuka toko pertama dari dua bisnis unitnya di Lamongan pada hari Senin, 18 Oktober 2021.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat menemui Chairman Foxconn Young Liu dan CEO Gogoro Horace Luke

Senin, 25 Oktober 2021 - 08:45 WIB

Kunker ke Taiwan, Menteri Bahlil Temui Bos Foxconn Ajak Bawa Duit Berkarung-karung Bangun Pabrik Kendaraan Listrik

Dalam kunjungan kerjanya ke Taipe, Taiwan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menemui Chairman Foxconn Young Liu dan CEO Gogoro Horace Luke.