INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa pihaknya telah sukses menyelesaikan proses restrukturisasi di PT. Pertamina dalam rangka menciptakan Kedaulatan dan Ketahanan Energi Indonesia.
Penuntasan proses restrukturisasi tersebut disampaikan Erick Thohir dalam acara Peresmian 6 Subholding PT. Pertamina di Jakarta beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, Menteri BUMN ini juga menegaskan, bahwa Indonesia juga bisa menjadikan Pertamina sebagai perusahaan yang nilai atau valuasi-nya mencapai 100 miliar Dolar AS.
"KITA BISA, dan kita akan buktikan kepada dunia Indonesia juga punya perusahaan yang valuasi-nya 100 billion," kata Erick seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangan Video di akun Facebook miliknya, Senin (13/9).
"Dan saya yakin legacy ini untuk kita semua, untuk Indonesia," sambung Erick.
Menurutnya, penuntasan restrukturisasi dan peresmian 6 subholding migas Pertamina ini merupakan sebuah babak baru.
Dimana sebagai holding, PT Pertamina akan fokus pada pengelolaan portofolio, lalu melakukan sinergi bisnis di seluruh grup Pertamina sekaligus mempercepat pengembangan bisnis baru.
"Sedangkan untuk Urusan operasional diserahkan ke 6 subholding," katanya.
"Restrukturisasi ini membuat struktur lebih ramping, dan kewenangan holding dan subholding yang lebih jelas," lanjut Erick.
Dengan konsep ini, menurutnya proses pengambilan keputusan akan lebih cepat, sehingga investasi lebih ringkas.
"Operasional juga akan bergerak lebih lincah, cepat serta fokus mengembangkan usaha yang lebih agresif dan responsif terhadap perubahan kondisi dunia usaha," ujar Erick.
"Saya akan memastikan Kedaulatan dan Ketahanan Energi Indonesia," tandasnya.