INDUSTRY.co.id - Jakarta, Salah satu platform pinjaman bisnis regional, Crowdo dan BFI Finance mengumumkan kemitraan strategis yang menawarkan beberapa layanan keuangan baru dan memungkinkan pelanggan mengakses pinjaman untuk kendaraan seperti sepeda motor dan mobil bekas serta aset tetap seperti rumah.
Kolaborasi antara BFI Finance and Crowdo secara signifikan akan meningkatkan akses terhadap pembiayaan UKM. Hal ini sangat penting mengingat kontribusi UKM di Indonesia mencapai lebih dari 60% bagi PDB.
General Manager Crowdo Indonesia, Cally Alexandra mengatakan, ini adalah kesempatan untuk memperluas jangkauan kepada pelanggan baru. Kerjasama antara Crowdo dengan BFI memungkinkan akan menambah jangkauan dan kelebihan Crowdo.
"Memperkuat kemitraan kami dengan BFI akan mempercepat pemberian solusi bagi pelanggan kami terutama bisnis kecil dan para pedagang, serta memberi nilai tambah yang berarti bagi Crowdo. Melalui kemitraan ini, kami berkomitmen untuk mengatasi hambatan dalam mengakses layanan keuangan dan mendorong bisnis untuk berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional”, kata Cally melalui keterangan resmi kepada INDUSTRY.co.id, Jumat (26/5/2017).
Sementara, Business Strategy Department BFI, Mahendra Kesumah mengatakan, kemitraan ini akan memperluas peluang pembiayaan UMKM baik perusahaan maupun karyawannya sesuai dengan POJK Nomor 29/POJK.05/2014, dimana Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan tidak hanya pembiayaan kendaraan seperti umumnya dikenal masyarakat, namun berupa pembiayaan investasi, modal kerja, dan Multiguna.
"BFI melihat Crowdo sebagai salah satu P2P Lending yang sebagai salah satu mitra yang memiliki visi yang sama untuk membesarkan UMKM. Kami juga mempertimbangkan pengalaman Crowdo dalam industri fintech, dimana tidak hanya mengerti market di Indonesia, namun juga di Malaysia & Singapura,”ungkapnya.
Menurut data Gaikindo, Penjualan mobil di Asia Tenggara pada periode Januari-Maret 2017, tumbuh 11%. Dengan pertumbuhan tersebut, angka penjualan menjadi 826.545 kendaraan. Di Indonesia, penjualan mobil tumbuh 8% pada Maret 2017 dengan angka penjualannya melampaui angka 100 ribu unit, hal ini menguatkan indikasi pulihnya pertumbuhan pasar.
Kolaborasi dengan para mitra merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun ekosistem mitra teknologi keuangan yang lebih luas, memungkinkan aktivitas tanpa hambatan yang pada akhirnya memberikan proses yang lebih lancar dan lebih cepat.
"Kami terus berupaya memperluas kemitraan di masa mendatang untuk menyediakan dana bagi masyarakat UKM di Indonesia," pungkas Cally.