INDUSTRY co.idJakarta, Beberapa waktu lalu sebanyak 1,4 juta vaksin Sinopharm kembali tiba ditanah air.

Advertisement

Menteri BUMN Pahala Mansuri menyataka bahwa dalam beberapa hari ke depan, Indonesia juga akan kembali mendapat pasokan 4 juta dosis vaksin dari perusahaan asal China tersebut.

"Pasokan ini merupakan bagian yang ketiga kiriman vaksin Sinopharm. Vaksin akan dialokasikan untuk program vaksinasi gotong royong untuk pekerja dan pelaku UMKM,” ungkap Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, Pahala Mansury, saat menyambut kedatangan vaksin tersebut, Selasa lalu.

Advertisement

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyambut baik kedatangan vaksin sinopharm guna percepatan program vaksinasi, khususnya gotong royong.

Pasalnya, hingga saat ini program vaksinasi berbayar khusus perusahan tersebut baru menyasar pada 465 ribu pekerja.

Advertisement

Sejatinya, angka ini masih jauh dari jumlah perusahaan yang mendaftar.

Dimana Kadin mencatat jumlahnya mencapai 28 ribu perusahaan dengan jumlah peserta sebanyak 10,5 juta orang.

Advertisement

"Kadin baru mendapat alokasi vaksin tahap pertama sebanyak 330 ribu dosis untuk 165 ribu orang," ungkap Arsyad seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangannya dilaman Kadin.id pada Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, alokasi 600 ribu dosis untuk 300 ribu peserta baru akan diterima Kadin pada tahap kedua.

elanjutnya, pada tahap ketiga, Kadin akan mendapat alokasi 1 juta dosis untuk 500 ribu peserta.

Ia-pun berharap, ada percepatan terkait alokasi vaksin gotong royong untuk para pendaftar.

“Kadin prinsipnya mendukung semua program vaksinasi. Yang terpenting para pendaftar vaksinasi gotong royong bisa lebih cepat di vaksin,” pungkas Arsjad