Bahan Baku Jadi Faktor Utama Lambatnya Pertumbuhan Industri Alas Kaki Nasional

Oleh : Ridwan | Senin, 22 Mei 2017 - 11:14 WIB

Pabrik Sepatu di Indonesia (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)
Pabrik Sepatu di Indonesia (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Direktur IKM Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan Kementerian Perindustrian, E. Ratna Utarianingrum mengatakan, kekurangan bahan baku kilit mentah saat ini masih menjadi tantangan bagi industri alas kaki nasional, khusunya industri penyamakan kulit.

"Pasokan bahan baku dari domestik baru memenuhi sekitar 36 persen dari total kapasitas industri penyamakan kulit. Itupun kualitas bahan bakunya masih perlu ditingkatkan lagi untuk proses produksi selanjutnya," ungkap Ratna Utarianingrum di Jakarta (21/5/2017).

Selain itu, tambah Ratna, prosedur karantina untukmkulit dan pembatasan asal negara impor kiulit, tingginya ketergantungan impor bahan baku, bahan penolong dan aksesoris, hingga kenaikan kurs dolar juga sangat berpengaruh terhadap struktur biaya produksi alas kaki.

"Saat ini, produksi alas kaki di Indonesia mencapai 1 miliar pasang per tahun. Sementara itu, untuk konsumsi alas kaki di Indonesia hampir mencapai 826 miliar pasang per tahun," terangnya.

Menurut Ratna, persaingan pasar di Asia saat ini sangat mempengaruhi pertumbuhan industri alas kaki nasional, itu yang menyembabkan pertumbuhan industri ini melambat dari tahun 1990-an yang mencapai 3,3 persen. "Setelah sekian tahun, industri alas kaki hanya mampu naik 1,1 persen," ucap Ratna.

Untuk meningkatkan pertumbuhan industri alas kaki yang signifikan, Kemenperin terus mendorong generasi muda untuk lebih percaya diri, salah satunya dengan mengikutsertakan mereka ke pameran-pameran besar baik nasional maupu Internasional.

"Kita akan selalu dampingi start-up produksi, dan kami juga meneydiakan beberapa paket untuk start-up produksi untuk meningkatkan kepercayaan dirinya," tutup Ratna.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

11 Tahun ICDX & ICH Peroleh Sertifikat ISO 27001 Wujud Komitmen dalam Perdagangan Berjangka Komoditi

Minggu, 05 Juli 2020 - 07:00 WIB

11 Tahun ICDX & ICH Peroleh Sertifikat ISO 27001 Wujud Komitmen dalam Perdagangan Berjangka Komoditi

Menapaki usia ke-11 tahun, Indonesia Commodity & Derivatives (ICDX) dan Indonesia Clearing House (ICH) terus menunjukkan kualitas layanan dan prestasinya meski harus melalui berbagai sepak terjang.…

Dokter Reisa Tim Covid-19

Minggu, 05 Juli 2020 - 06:21 WIB

Ayah Bunda Tolong Catat! Tips Sukses Belajar Dirumah, dr Reisa: Siswa Harus Gembira, Jangan Stres

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan tujuh kiat atau cara sukses melakukan kegiatan belajar jarak jauh secara daring dari rumah. Ia mengatakan, pertama,…

Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD

Minggu, 05 Juli 2020 - 05:30 WIB

Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD

Bentuk perhatian kepada masyarakat desa binaan di wilayah Tulin, prajurit TNI yang tergabung Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-N/UNIFIL yang…

Satgas Yonif 125-Petugas Puskesmas Tingkatkan Kewaspadaan Makanan Masyarakat

Minggu, 05 Juli 2020 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 125-Petugas Puskesmas Tingkatkan Kewaspadaan Makanan Masyarakat

Untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi warga benar-benar sehat dan aman, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa bekerjasama dengan Puskesmas Bupul menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak)…

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Minggu, 05 Juli 2020 - 04:30 WIB

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Kepala Staf Korps Marinir (KS) Kormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah M.Tr. (Han) bersama Asisten Operasi Komandan Korps Marinir (Asops Dankormar) Kolonel Marinir Ahmad Fajar meninjau langsung…