INDUSTRY.co.id - Sudah setahun dunia dilanda pandemi Covid-19, namun sejumlah bidah usaha seperu penerbangan udara sudah mulai bangkit kembali. Kini, pejalanan udara dan bandara pun sudah beroperasi kembali. 

Advertisement

Akan tetapi, kendala tentang keamanan penumpang pesawat masih menjadi masalah. Protokol kesehatan memang sudah diterapkan dengan disiplin dan ketat agar penumpang tidak mudah tertular Covid-19 saat melakukan perjalanan. Namun, tetap saja masih ada kemungkinan penumpang bisa saja tertular dan menyebarkan virus tersebut ke penumpang lainnya. 

Sayangnya, untuk mengetahui penumpang yang mengalami gejala Covid-19 sangat sulit. Sebab, untuk menempatkan penumpang gejala sulit untuk menempatkan berjuahan dengan penumpang lain. 

Advertisement

Maka, sejalan dengan permasalahan tersebut Airbus membuat konsep PaxCase (Passenger Containment Area for Symptomatic Events) yaitu semacam tenda atau kamar kecil berbahan plastik semi trasparan yang berfungsi untuk melindungi penumpang lainnya dari paparan virus Corona. 

Menurut Ingo Wuggetzer, wakil presiden pemasaran kabin di Airbus mengatakan PaxCASE dirancang untuk berada dalam posisi tetap berada di dalam  kabin pesawat dengan konsep fleksibel menyesuaikan kabin. Bisa juga dalam bentuk tirai yan bisa dipasang di beberapa tempat dan direkatkan pada bagian atas. 

Advertisement

Penghalang ini akan mengelilingi satu baris kursi yang terdapat tiga kursi yang salah satunya ditempati penumpang bergejala Covid-19.

"Ini prinsip yang sangat sederhana, mudah diterapkan oleh kru jika terjadi kebutuhan darurat," jelas Wuggetzer dilansir dari laman CNN Travel, Rabu (23/6/2021).

Advertisement

Konsep tersebut mendapat perhatian bahkan dinominasikan dalam kategori Clean and Safe Air Travel dalam Crystal Cabin Awards 2021. Merupakan ajang penghargaan yang berfokus pada tren terbaru serta inovasi interior pesawat terbang.  

Crystal Cabin Awards biasanya memiliki delapan kategori, tetapi tahun ini difokuskan pada dua penghargaan utama yakni kategori Clean and Safe Air Travel dan kategori Judges Choice.

Wuggetzer menunjukkan bahwa banyak yang telah berubah sejak musim semi 2020. Pertama, ada lebih banyak pemahaman tentang bagaimana virus bekerja dan bagaimana penyebarannya serta vaksin dan pengujian lebih banyak tersedia, setidaknya di beberapa pasar. Maka, dengan penyebaran yang semakin tinggi industri penerbangan pun mendorong berbagai inovasi agar penumpang merasa aman. 

"Kami menciptakan, saya piki lebih dari 2.000 ide dan masih terus mencari ide yang terbaik untuk situasi sekarang ini," terangnya.