Produk UMKM Perikanan Kian Mudah Tembus Pasar Global

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 18 Juni 2021 - 13:52 WIB

KKP Permudah Produk UMKM Tembus Pasar Global dengan GMP Sertifikat
KKP Permudah Produk UMKM Tembus Pasar Global dengan GMP Sertifikat

INDUSTRY.co.id, JAKARTA (18/6) - Produk Unit Pengolah Ikan (UPI) atau UMKM perikanan kini semakin mudah menjangkau pasar global. Kemudahan ini tak lepas dari terobosan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang mengubah logo dan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) menjadi  Sertifikat Good Manufacturing Practice (GMP).

"Siang ini, Ditjen PDSPKP akan mengubah logo SKP menjadi logo GMP dan mengubah desain sertifikat elektroniknya. Jadi produk UPI bisa lebih marketable dan lebih dikenali secara global," kata Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti, saat peluncuran sekaligus sosialisasi sertifikat dan logo GMP di Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Artati menegaskan, penerapan GMP dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure) atau Good Hygiene Practice selama proses produksi adalah pondasi dari sistem manajemen keamanan pangan dan ini menjadi instrumen dasar untuk perlindungan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada konsumen. Dalam rangka mematuhi standar penerapan GMP dan SSOP, UPI harus memenuhi semua persyaratan dan peraturan terkait keamanan pangan yang berlaku. Dia menjabarkan, istilah GMP atau PRP (Prerequisite Programme) ini dikenal sebagai tata cara atau pedoman cara memproduksi ikan guna meminimalisir kontaminasi.

Adapun penerapan SSOP, ditujukan sebagai prosedur operasi standar sanitasi yang digunakan untuk mengontrol kondisi kebersihan dan sanitasi di lingkungan unit penanganan dan pengolahan ikan.

"GMP dan SSOP akan memastikan produk perikanan diproses secara saniter, higienis, termonitor/ terpantau untuk memenuhi standar yang ditetapkan," urainya.

Selain itu, penggunaan istilah GMP juga lebih dikenal secara global dan telah menjadi persyaratan dalam standar internasional Codex untuk diterapkan seluruh pelaku usaha pangan. Saat ini, Ditjen PDSPKP telah menerbitkan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) sebagai bentuk dari penerapan standar kelayakan pengolahan GMP dan SSOP.

"SKP yang sudah bertransformasi menjadi GMP ini  diberikan kepada setiap unit penanganan dan pengolahan ikan termasuk rumput laut yang telah memenuhi persyaratan," jelasnya.

Merujuk globalisasi perdagangan hasil perikanan yang semakin meluas dan kehadirannya tidak dapat dihindarkan, walaupun di masa pandemi Covid-19, Artati mengajak UPI untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan pasar manapun. Apalagi, di saat bersamaan, konsumen juga telah menyadari pentingnya standar mutu dan keamanan hasil perikanan.

"GMP sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia. Terlebih GMP bisa menjadi kunci penting bagi UPI untuk masuk ke perdagangan global sekaligus memberikan jaminan keamanan pangan (food safety) pada produknya," tutupnya.

Terkait perubahan ini, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, Ditjen PDSPKP, Trisna Ningsih menyebutkan bahwa pengiriman tagging GMP berupa stiker hologram akan diberikan kepada Unit Penanganan dan Pengolahan Ikan  (UPI) yang masih memiliki sertifikat SKP yang masih berlaku. “Saat ini terdata yang mempunyai SKP adalah 1.070 UPI Skala Menengah Besar, 74 Unit Penanganan  Rumput Laut Kering, 76 Unit Penanganan Ikan Hidup, 365 gudang beku dan 231 unit pengolahan skala mikro kecil,” urai Trisna.

“Target kami bulan Juli semua stiker GMP sudah terdistribusi ke seluruh Indonesia. Adapun sertifikat GMP dapat dicetak sendiri untuk dipasang di dalam ruang kantor UPI yang mudah dilihat,” terang Trisna.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 22:05 WIB

Menperin Agus Ajak Industri Semen Berpartisipasi Kelola Limbah Medis

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah dalam proses menggerakkan industri semen untuk berpartisipasi dalam mengelola limbah medis di dalam negeri yang volumenya semakin meningkat.

dr soap luncurkan kampanye penyelamatan bumi

Rabu, 04 Agustus 2021 - 22:04 WIB

Ajak Masyarakat Cintai Bumi, dr soap Adakan Program Return & Earn untuk Daur Ulang Sampah

Upaya untuk menyelamatkan bumi terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan formula yang ramah lingkungan. Selain tentu saja secara aktif ikut dalam upaya…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:55 WIB

Menperin Agus Sebut Insentif Fiskal untuk Industri Hijau Tengah Digodok Antar Kementerian/Lembaga

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu penerapan industri hijau di Tanah Air, salah satunya upayanya melalui pemberian insentif fiskal. Menteri Perindustrian (Menperin)…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:52 WIB

Indonesia 4.0 Conference & Expo 2021 Menghadirkan Lebih dari 120 Perusahaan Penyedia Teknologi dan Solusi Bagi Industri 4.0

Jakarta-Sejak peluncuran Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian mengimplementasikan industri 4.0 pada berbagai sektor industri nasional melalui berbagai upaya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:30 WIB

Menperin Agus Bakal Percepat Industri Nasional Bertransformasi Terapkan Teknologi Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu implementasi industri 4.0 di berbagai sektor industri nasional melalui berbagai upaya. Satu di antaranya pelaksanaan program Indonesia Industry…