INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menanggapi target yang dicanangkan Kementerian Pariwisata untuk membangun 20 ribu homestay tahun 2017, Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ), Poernomo Siswoprasetijo memberikan respon positif.

Advertisement

"Tadi Pak Menteri sudah memaparkan bahwa untuk membangun hotel berbintang empat atau lima, perlu waktu hingga tiga tahun atau empat tahun bahkan sampai lima tahun. Nah, ini kan perlu waktu untuk membangunnya," ujarnya kepada Industry.co.id, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata ke II 2017 di Jakarta, Kamis(18/5/2017).

Ia mengatakan, wisatawan sudah semakin meningkat, terus infrastruktur sudah mulai dikerjakan, jika tidak dikerjakan dengan cepat makan akan terjadi kesenjangan, dan masyarakat tentunya harus terus didukung di daerah 10 Destinasi Prioritas.

Advertisement

Jadi, tambahnya dengan adanya homestay di desa-desa wisata Saya yakin akan menjadi suatu langkah yang strategis. Tetapi,harus diikuti juga dengan pengelolaan yang baik.

"Dengan adanya dukungan, masyarakat setempat semakin bagus kualitasnya dalam hal menerima tamu, dan lebih mudah berinteraksi dengan para pengunjung, sehingga lingkungan di 10 Destinasi Prioritas semakin kondusif," sambungnya.

Advertisement

Sedangkan, jika dibangun hotel tidak akan terjadi benturan dengan masyarakat, karena pada dasarnya mereka sudah punya budaya melayani, menerima tamu, serta memasarkan destinasi wisata dengan baik, kata Poernomo.

"Jadi, ini lah kesempatan yang baik, kalau bisa dikerjakan secara bersama-sama antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah. Maka, masyarakat setempat dan para pelaku industri pariwisata dan juga para pelaku industri digital bisa mendunia," tandasnya Poernomo Siswoprasetijo.

Advertisement