INDUSTRY.co.id - Jakarta - Musyawarah Nasional VIII Kamar Dagang Indonesia (Kadin) yang pada rencana awal digelar di Bali pada tanggal 2-4 Juni 2021 akhirnya diundur menjadi tanggal 30 Juni 2021.Pengunduran Munas tersebut dilakukan karena permintaan dari pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid menyatakan kesiapanya kapan pun Munas VIII Kadin akan digelar sesuai yang disampaikan oleh Ketua Umum.Kadin Rosan Roeslani agar Munas diundur.
"Kita semua harus menghargai dengan permintaan Pemerintah. Kadin adalah organisasi yang di sah kan oleh UU, dan hasil Munas Kadin juga di sah kan oleh Keppres," kata Arsjad yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (28/5/2021).
Menirut Arsjad Rasjid, Kadin merupakan partner utama Pemerintah dalam dalam mengembangkan dunia usaha dan perekonomian. Oleh karenanya, Ketua Umum Kadin terpilih harus terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah di setiap langkah.
"Karena itu, kita harus menghormati keputusan pemerintah yang sudah pasti dipertimbangkan dengan baik," imbuh Arsjad.
Disinggung mengenai dampak dari pengunduran Munas Kadin ini, Arsjad Rasjid mengungkapkan bahwa pihaknya harus mengerti sudut pandang dari pemerintah. Jika Munas tetap dilaksanakan, dikhawatirkan akan adanya kluster baru penyebaran Covid-19, mengingat pada awal juni masih terlalu dekat jaraknya dengan musim mudik lebaran 2021.
"Risiko yang dapat dialami apabila Munas tetap di Bali adalah ada nya kluster Covid-19 baru yaitu kluster Munas Kadin, apalagi awal Juni masih terlalu dekat dengan masa mudik Lebaran. Dampak dari kluster Covid-19 yang dapat disebabkan Munas Kadin tidak hanya berdampak negatif kepada Kadin Indonesia, tetapi juga terhadap perekonomian Indonesia secara menyeluruh," katanya.
Arsjad mengaku, pihaknya sangat mengerti keputusan Pemerintah yang memindahkan tanggal Munas Kadin pada akhir bulan, agar dampak lonjakan Covid-19 yang disebabkan mudik dapat terkontrol, dan memindahkan tempatnya ke Kendari, dimana angka Covid-19 minim. Arsyad juga mengakui menjelang pemilihan Ketua Umum Kadin, kesiapanya sudah matang dan optimal.
"Insya Allah kesiapan Kami sudah matang dan optimal. Perjalanan saya selama ini bersilahturahmi seputar Indonesia sangat memberikan buah. Karena saya dapat banyak menambah saudara dan keluarga dari seluruh provinsi dan daerah Indonesia. Insya Allah, Kami sudah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai Kadin Daerah dan Asosiasi-Asosiasi, karena Kami tidak hanya berbicara janji, tetapi berbicara dengan hati nurani dan bukti," ungkapnya.