Pembentukan Badan Otoritas Pengelolaan Hulu Migas Sudah Mendesak

Oleh : Herry Barus | Senin, 03 Mei 2021 - 09:00 WIB

Blok Migas (Foto Eksplorasi.ID)
Blok Migas (Foto Eksplorasi.ID)

INDUSTRY.co.id - Solo- Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi yang mengeluarkan pendapat berbeda  atau Dissenting Opinion dalam putusan pembubaran BP Migas 2012 lalu, Harjono mengatakan  Perlunya dibentuk Lembaga independen tetapi berada dibawah eksekutif berupa badan otorita  untuk keberlangsungan Industri Hulu Migas di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Harjono dalam Forum Group Discussion (FGD) di Universitas Negeri Sebelas Maret, akhir pekan lalu, Bersama sejumlah akademisi fakultas hukum diantaranya Dekan Fakultas  Hukum UNS Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi H., SH, MM, praktisi migas Ir. Benny  Lubiantara, SE, MM. dan ahli hukum energi Dr. Lego Karjoko, SH, MH.

Menurut Harjono, Sudah banyak bentuk otorita di negara ini yang dberikan kewenangan sebagai  eksekutif untuk mengelola, seperti Badan Otorita Batam, Otoritas Jasa Keuangan dan lainnya. 

“Melalui lembaga Otoritas maka pengelolaan hulu migas akan selaras dengan putusan  Mahkamah Konstitusi dan memberikan keleluasaan dalam mengelola untuk sebesar-besarnya  kemakmuran rakyat,” kata Harjono.

Harjono menjelaskan negara berkontrak dengan swasta itu tidak mendegradasi posisi negara contohnya ketika negara membeli alutsista itu kontraknya tidak B to B tetapi B to G, “Itu tidak  masalah,” Kata Harjono.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Gusti Ayu  menegaskan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) setara dengan undang-undang yang harus dipatuhi. Gusti Ayu menilai pemerintah harus taat pada undang-undang sehingga harus  menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi.

 “Negara harus segera melaksanakan putusan MK  guna menjamin ketahanan energi sebagai tanggung jawab negara kepada rakyat sebagai pemilik  kedaulatan,” tegas Ayu.

Prof Gusti Ayu mengatakan implementasi putusan MK harus dilakukan dengan membuat naskah  akademik untuk RUU Migas yang baru harus segera disiapkan agar meningkatkan trust baik dari  dalam maupun luar negeri

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto bersama Dirjen IKFT Kemenperin Muhammad Khayam (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:40 WIB

Asaki 'Acungi Jempol' Langkah Menperin Agus Perpanjang Safeguard Keramik

Asosiasi aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengapresiasi langkah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memperpanjang safeguard ubin keramik yang akan berakhir pada Oktober 2021.

Ketua Hipmi Mardani H.Maming

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:30 WIB

Maming: HIPMI Dorong Investor Besar Gandeng UMKM

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dijadwalkan akan mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk Percepatan Investasi dengan Kementerian Investasi/BKPM…

Mobile Legend (dok)

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:10 WIB

Ini Aplikasi Game Penghasil Uang Tercepat dan Terbukti Memberi Bayaran

Keberadaan mobile game saat ini terus mengalami perkembangan. Hal ini membuat fungsi dari smartphone tidak hanya untuk keperluan hubungi orang lain saja namun juga bisa digunakan untuk kebutuhan…

Porang yang sedang tren dan siap ekspor

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:00 WIB

Mentan Dorong Industri Pengolahan Porang Berkembang Lebih Baik

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong industri pengolahan komoditas porang semakin berkembang pesat. Terutama induatri olahan yang siap ekspor ke seluruh pasar mancanegara.…

Signify

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:00 WIB

Signify Foundation Komitmen Terangi Pedalaman NTT

Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, melanjutkan komitmennya untuk menerangi masyarakat di daerah terpencil di Indonesia. Tahun ini, program Signify Indonesia ‚ÄĚKampung…