LAWAN Institute: FPI Sudah Ditumpas, Rizieq Shihab di Jeruji Besi, Ini Saat yang Tepat Ahok jadi Menteri

Oleh : Kormen Barus | Senin, 19 April 2021 - 21:38 WIB

Ahok (foto Antara)
Ahok (foto Antara)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengamat politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin menyebut, saat ini Presiden Jokowi punya kesempatan emas untuk mengangkat Ahok jadi menteri karena FPI sudah dibubarkan dan Rizieq Shihab menjadi terdakwa.

Selama ini, jelas Mualimin, organisasi radikal kanan FPI yang dikomandoi Rizieq Shihab jadi penghalang utama bagi Ahok yang minoritas untuk mengabdi pada negeri.

''FPI sudah berhasil ditumpas, Rizieq Shihab jadi pesakitan di jeruji besi. Ini saat yang tepat Ahok jadi menteri. Caranya gampang, Jokowi tinggal revisi Pasal 22 UU Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara. Biarpun pernah terpidana, selama aturan diubah tak masalah Ahok masuk kabinet,'' kata Mualimin dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/4/2021).

Mualimin menilai, di tengah maraknya praktik korupsi dan intrik partai politik dalam mendapatkan kekuasaan, sosok Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang blak-blakan, justru dirindukan banyak orang karena terkesan tidak munafik.

''Rakyat muak dengan korupsi dan sandiwara yang dimainkan politisi. Hanya Ahok sosok yang tampil apa adanya. Bicaranya jujur dan tak dipoles. Publik rindu orisinalitas karakter pejabat. Sudah terlalu banyak badut politik. Negarawan palsu sudah waktunya disingkirkan,'' ujarnya.

Ahok yang dulu lantang berhadapan dengan FPI dan Rizieq Shihab, ucap Mualimin, harusnya diganjar dengan kedudukan yang pantas karena berani melawan organisasi kekerasan yang kini sudah dilarang pemerintah.

''Ahok satu-satunya pejabat yang gagah berani berhadapan dengan FPI yang kini ormas terlarang. Harusnya jasanya dihargai dengan pantas, yaitu beri tempat mengabdi pada negara. Jokowi harus angkat Ahok jadi menteri,'' pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana penandatanganan perjanjian kerjasama jual-beli (Offtake Agreement) penyediaan produk turunan kelapa sawit yaitu Stearin dan Olein yang dilakukan secara virtual antara PT Citra Borneo Utama (CBU) dan Grand Resources Group (Singapore)Pte, Ltd. (Foto: Humas PT Sawit Sumbermas SaranaTbk)

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:23 WIB

Citra Borneo dan Grand Resources Teken Kontrak Kerjasama Jual Beli Stearin dan Olein

Pangkalan Bun - PT Citra Borneo Utama (CBU) dan Grand Resources Group (Singapore)Pte, Ltd. (GRGS) menandatangani perjanjian kerjasama jual-beli (Offtake Agreement) penyediaan produk turunan…

Presiden Jokowi tinjau Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:11 WIB

Ditinjau Presiden Jokowi, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Mencapai 73 Persen

Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung perkembangan pembangunan konstruksi salah satu proyek strategis nasional, kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Pembangunan proyek tersebut saat…

XAURIUS

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:45 WIB

XAURIUS Resmi Luncurkan Token XAU, Cryptocurrency Pertama di Indonesia yang didukung oleh Emas, Lebih Stabil dan Aman

Pada kuartal pertama tahun 2021, sebuah perusahaan asset digital bernama XAURIUS (PT. Xaurius Asset Digital) meluncurkan cryptocurrency pertama di Indonesia yang didukung emas dengan nama token…

Ilustrasi Pabrik Gula (wy)

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:30 WIB

Kuat Dugaan Ada Keterlibatan Anggota Dewan dalam Kasus KTM, KPK Diminta Segera Turun Tangan

Kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM) masih terus bergulir hingga saat ini. Yang terbaru, muncul dugaan keterlibatan anggota DPR RI berinisial AW dan AD dalam dugaan…

Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:19 WIB

Dahsyat! Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Bogor- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) memulai program vaksinasi tahap pertama COVID-19 untuk karyawannya sebagai bagian dari penyelenggaraan gerakan Vaksinasi Mandiri…