INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua DPR RI Dr. (H. C.) Puan Maharani menyatakan pentingnya menguatkan ketahanan keluarga dan interaksi sosial di masyarakat untuk mencegah menyebarnya paham radikal dan menjadi benih lahirnya aksi radikal.
Hal itu disampaikan Puan atas keprihatinannya pada aksi teror baru-baru ini yang pelakunya adalah sepasang suami istri dan seorang perempuan yang masih muda.
“Ada pelaku teror dari kalangan muda, generasi milenial, dan keluarga, ini sangat mengkhawatirkan dan menyedihkan,” kata Puan dalam keterangannya yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa (2/4/2021).
Untuk itu, sambungnya, agar mencegah peristiwa serupa terulang, pemerintah harus menyiapkan dan melaksanakan langkah konkret pencegahan serta perlunya menguatkan ketahanan keluarga dan sosial.
“Interaksi keluarga dan interaksi sosial warga dengan tetangga harus diperkuat dalam konsep ketahanan sosial masyarakat,” papar Puan.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan semua pihak harus saling mengingatkan dan mencegah tersebarnya paham-paham radikal di media sosial.
Pasalnya, banyak pelaku teror terpapar paham radikal dari media sosial. Selain itu, edukasi kepada generasi muda juga harus terus dilakukan mengenai keberagaman Bangsa Indonesia.
Tujuannya tak lain adalah untuk menguatkan jiwa toleransi dan persatuan sesama anak bangsa.
“Karena itu perlu ada literasi media sosial sekaligus pemantauan konten-konten sosial media yang mengandung materi-materi radikalis dan ekstremisme. Harus ada peningkatan edukasi kepada generasi muda terkait materi moderasi, toleransi, dan inklusifitas,” tandas perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.