INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setiap rencana keuangan yang disusun, pengorbanan yang diberikan, hingga keputusan untuk memiliki perlindungan, kerap berawal dari satu hal sederhana: janji kepada orang-orang yang dicintai.
Berangkat dari gagasan tersebut, Prudential plc meluncurkan kampanye regional “Janji, jadi nyata” di delapan pasar Asia, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Hong Kong, dan Taiwan.
Kampanye ini mengangkat kisah-kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari untuk menunjukkan bahwa janji tidak berhenti pada kata-kata.
Janji menjadi berarti ketika diwujudkan melalui tindakan nyata—mulai dari orang tua yang ingin melihat anaknya meraih cita-cita, pasangan yang ingin terus mendampingi satu sama lain, hingga seseorang yang berkomitmen menjaga kesehatan agar tetap hadir bagi keluarga.
Di Indonesia, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah membawa pesan tersebut dengan menempatkan perlindungan bukan semata sebagai produk finansial, melainkan sebagai bagian dari komitmen personal untuk menjaga diri, keluarga, serta masa depan.
“Melalui kampanye ‘Janji, jadi nyata’, kami ingin menunjukkan bahwa di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, ada janji kepada diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai,” kata Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia.
Menurut Karin, komitmen tersebut diwujudkan dengan terus memahami kebutuhan nasabah, menghadirkan solusi perlindungan yang relevan, serta memberikan layanan dan pengalaman yang dapat menghadirkan rasa aman ketika dibutuhkan.
“Karena pada akhirnya, yang kami lindungi bukan hanya kesehatan dan finansial, tetapi juga rencana dan masa depan yang ingin diwujudkan bersama keluarga,” ujarnya.
Pesan serupa disampaikan Prudential Syariah dengan menekankan nilai kepedulian, amanah, dan semangat saling membantu atau ta’awun.
Dalam prinsip syariah, kontribusi peserta melalui dana tabarru’ menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk membantu peserta lain yang menghadapi risiko.
“Bagi Prudential Syariah, perlindungan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang ikhtiar untuk menjaga diri dan orang-orang yang kita cintai,” kata Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah.
Vivin menambahkan, melalui kampanye tersebut, Prudential Syariah ingin menunjukkan bahwa komitmen saling menjaga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk ketika memberikan perlindungan dan manfaat kepada peserta yang membutuhkan.
Kisah Judith: Ketika Perlindungan Menjadi Nyata
Salah satu cerita yang menjadi bagian dari kampanye adalah pengalaman Judith T., 44 tahun, nasabah Prudential Indonesia asal Jakarta.
Judith sebelumnya pernah memiliki polis Prudential, tetapi sempat menghentikan perlindungannya. Seiring waktu, pemahamannya mengenai ketidakpastian kondisi kesehatan membuatnya kembali mempertimbangkan pentingnya perlindungan.
Pada awal 2024, ia kembali menjadi nasabah Prudential Indonesia.
Meski kemudian mengalami beberapa kali penyesuaian premi, Judith memilih mempertahankan perlindungannya karena menganggap perlindungan kesehatan sebagai bagian penting dari persiapan masa depan.
Keputusan tersebut menjadi semakin berarti ketika ia didiagnosis kanker pada akhir 2025 dan harus menjalani proses perawatan.
“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kesehatan kita. Ketika akhirnya saya membutuhkan perlindungan ini, saya benar-benar merasakan manfaatnya dan merasa sangat terbantu,” tutur Judith.
Pengalaman tersebut, lanjut dia, membuatnya semakin yakin bahwa mempertahankan perlindungan merupakan keputusan yang tepat.
“Bagi saya, mempersiapkan perlindungan sejak awal bukan hanya tentang menghadapi kemungkinan terburuk, tetapi saya ingin tetap memiliki ketenangan untuk menjalani hidup, mendampingi keluarga,” katanya.
Kisah Judith menjadi gambaran bagaimana sebuah keputusan yang dibuat ketika kondisi masih baik dapat memberikan arti berbeda ketika seseorang menghadapi ketidakpastian.
Komitmen Melalui Pembayaran Klaim
Bagi Prudential, makna “janji, jadi nyata” juga tercermin dari komitmen dalam memberikan manfaat kepada nasabah dan peserta ketika mereka menghadapi risiko.
Sepanjang 2025, Prudential Indonesia membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp16 triliun kepada 332.122 penerima manfaat. Pada periode yang sama, Prudential Syariah menyalurkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada 68.922 penerima manfaat.
Komitmen tersebut berlanjut pada kuartal I 2026. Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp4,4 triliun kepada 161.194 penerima manfaat, sedangkan Prudential Syariah menyalurkan Rp529 miliar kepada lebih dari 21 ribu penerima manfaat.
Selain pembayaran klaim dan manfaat, kepercayaan nasabah dan peserta juga menjadi bagian dari perjalanan Prudential.
Berdasarkan survei independen yang disebutkan perusahaan, Prudential Syariah menempati posisi No. 1 dalam Brand Preference dan rekomendasi peserta (relationship Net Promoter Score/rNPS) di industri asuransi jiwa syariah Indonesia.
Melalui kampanye “Janji, jadi nyata”, Prudential menegaskan kembali posisinya sebagai mitra yang berupaya mendampingi nasabah dan peserta dalam berbagai tahap kehidupan—membantu mereka mempersiapkan masa depan, menjaga keluarga, serta mewujudkan janji kepada orang-orang yang paling berarti.