INDUSTRY.co.id - Jakarta, Direktur Utama PT Pertamina Power Indonesia Dannif Danusaputro mengungkapkan bahwa progres pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 di Karawang, Jawa Barat telah mencapai 97 persen.

Advertisement

PLTGU berkapasitas 1760 Mega Watt ini direncanakan akan rampung dan beroperasi pada akhir tahun 2021. 

Dinnif mengklaim sangat optimistis dapat memenuhi target commercial operation date pada akhir Desember 2021.

Advertisement

"Pembangunannya terus kita kebut. Apalagi, sampai saat ini kita tidak ada masalah di lapangan," katanya, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Jumat (26/3/2021).

Dijelaskan Dannif lebih lanjut, pembangunan ini dapat berjalan sesuai rencana lantaran kerja sama yang baik antara kontraktor, pemkab, serta unsur TNI/Polri.

Advertisement

Dimana, saat ini, kapal FSRU (floating storage regasification unit) Jawa-1 sudah bersandar di fasilitas mooring yang disediakan pada pertengahan Maret lalu.

"Kapal ini memiliki arti penting karena menjadi fasilitas pendukung utama yang langsung terintegrasi dengan PLTGU Jawa-1,” jelasnya.

Advertisement

Sementar itu, Dannif mengungkap juga bahwa PLTGU Jawa-1 ini memiliki beberapa keunggulan, pertama, penggunaan tekhnologi generasi terbaru single shaft combined cycle gas turbine yang memberikan efisiensi tinggi 60-65 persen. 

Dan yang paling penting adalah harga jual listrik yang kompetitif, yaitu 5,4 sen/kwh atau Rp780/kwh.

“Untuk ketahanan pasokan listrik, saya sampaikan apabila terjadi blackout di Jawa-Bali, PLTGU ini dilengkapi dengan 12 diesel engine yang masing-masing berkapasitas 2,5 MW jadi total ada 30 MW yang dapat melakukan self quick start up dari kapasitas awal dan juga lokasi PLTGU ini dekat dengan jaringan Jawa-Bali, sehingga dapat mengurangi kerugian adanya hilang listrik," jelasnya.

"Dan kami menggunakan sumber bahan bakar LNG  (Liquefied Natural Gas) yang lebih bersih menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah,” tandas Dannif.