INDUSTRY.co.id, Pandeglang - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pandeglang, yang ke-143, salah satu brand nasional milik Kementerian Pariwisata, Pesona Indonesia eksis di Kota Pandeglang, Banten pada Sabtu (6/4/2017)
Bertempat di salah satu obyek wisata di Pantai Karangsari Carita, Pandeglang Provinsi Banten. Acara digelar berkolaborasi dengan Wayang Kulit Pesisir, Ki Dalang Rusdi dengan menggelar Lakon Palagan di Alengka sukses menjadi acara penutup yang sangat meriah.
Acara HUT Pandeglang ke-143 dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Mumus Muslim, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, Camat Carita Siti Ay Mumiwati, dan Panitia Pelaksana Widi Widiasmanto.
Menurut Bupati Pandeglang Irna Narulita, "Saya berterima kasih kepada Kemenpar dan semua pihak yang telah mendukung acar HUT Pandeglang yang ke-143 ini. Pertunjukkan Wayang Ajen menjadi hiburan bagi wisatawan maupun masyarakat Kami serta memberikan wejangan yang bermanafaat yang sudah disampaikan Ki Dalang Wawan Ajen, semoga Pandeglang akan semakin maju dalam semua aspek, terutama Pariwisata,” ujar Bupati Irna Narulita
Melansir dari berbagai sumber, pertunjukkan Wayang Ajen menampilkan keindahan serta kemegahan, mulai dari layarnya yang raksasa di background panggungnya, dua sisi kanan dan kiri yang penuh dengan Wayang. Dengan suara yang bulat, dan tampil energik dalam, membuat para pengunjung menyimak bahagia. Apalagi, kolaborasi Ki Dalang Rusdi dengan Ki wawan sangat harmonis.
Selain itu, Ki Dalang Wawan mengungkapkan, "Kami terus berusaha menghadirkan sebuah seni pertunjukan tradisi yang dikemas secara modern dan profesional. Seperti yang sering dikumandangkan pak menteri Pariwisata Arief Yahya bahwa Budaya semakin dilestarikan semakin mensejahterakan masyarakat.”
Sementara, menurut Esthy Reko Astuti selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, "Dengan adanya pertunjukkan ini, kita harus tetap menjaga budaya agar tetap lestari, dan melalui Wayang Ajen dan Wayang Kulit Pesisir kita harus tetap bersatu untuk memajukan Pariwisata Indonesia."
Jadi, tambah Dia, yang bekerja bukan hanya pemerintah pusat saja, namun ini juga hasil kerja di daerah masyarakat pariwisata, semunya incorporated dalam membangun pariwisata Indonesia.
Panitia Pelaksana HUT Kota Pandeglang Widi Widiasmanto juga menyambut sumringah. Kata Widi, Wayang Ajen dan Wayang Kulit Pesisir tampil sangat up date, menguasai isu dan diterima semua kalangan.
”Ini adalah rangkaian ulang tahun Pandeglang, dan semoga tahun depan bisa lebih meriah dan bisa memantik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara untuk terus berdatangan,” Ujar Widi.
Rentetan acara HUT Pandeglang ke-143 memang sangat meriah. Selain itu, pada bulan April dan Mei, Pandeglang bekerjasama dengan Kemenpar menggelar acara Pandeglang Food Festival 2017, Seba Baduy, dan acara puncaknya adalah tampilnya Wayang Ajen yang berkolaborasi dengan Wayang Pesisir.
Sebelumnya, Banten juga suskes menggelar Banten Travel Mart di Tanjung Lesung Beach Hotel dengan dihadiri 170 buyers dari 40 tarvel agent luar negri. Seperti diketahui, Pandeglang merupakan daerah yang seksi karena masuk ke area 10 destinasi prioritas Kemenpar yakni Tanjung Lesung.
”Terima kasih juga kepada tokoh-tokoh Pandeglang seperti Ki Sunda dan Kang Aden Kasep sebagai tim lapangan yang sangat solid untuk mensukseskan Pesona Indonesia,” kata Ki Dalang Wawan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta semua pihak untuk menjaga budaya dan alam yang dimiliki setiap daerah. Mulai dari berinovasi dari berbagai hal, seperti atraksi, amenitas maupun akses.
"Terus perbanyak kalender event dan acara serta sebarkan di sosial media. Pandeglang dan Tanjung Lesung itu sangat berpotensi, karena paling dekat dengan salah satu pintu masuk Wisatawan Mancanegara yakni, Great Jakarta," pungkas Menteri Pariwisata, Arief Yahya.