INDUSTRY co.id - Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyebut saat ini sudah ada 11.452 perusahaan yang bersedia membiayai vaksisnasi karyawannya melalui program vaksinasi gotong royong.
"Adapun total nya mencapai 7,4 juta peserta vaksinasi yang berasal dari pegawai swasta beserta keluarganya," kata Rosan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (15/3/2021).
"Detailnya, dari hasil PEN, sampai 28 Februari ada 9.176 perusahaan terdaftar mulai dari UMKM hingga perusahaan besar, dengan peserta vaksin 6,9 juta karyawan dan keluarga karyawan," tambahnya.
Pendaftaran pun berlanjut hingga periode tahap kedua pada 10 - 24 Maret dengan tambahan mencapai 2.372 perusahaan. Sehingga dari catatan Rosan, per hari ini sudah 11.542 perusahaan dengan total 7,4 juta peserta.
Rosan mengajak seluruh pelaku usaha yang mampu untuk daftar program ini. Baik dari pelaku industri UMKM hingga perusahaan besar dengan karyawan ratusan.
Program vaksinasi gotong royong tidak akan dikomersialisasi sehingga gratis bagi karyawan dan keluarga karyawan. Serta menggunakan jenis vaksin yang berbeda dari vaksinasi umum saat ini.
"Saat ini juga diajukan bagi perusahaan tambang untuk bisa melakukan vaksinasi warga daerah sekitar tambang juga," tutur Rosan.
Seperti yang diketahui, Pemerintah setuju dengan usulan vaksinasi gotong royong/mandiri ini untuk mencapai herd immunity yang lebih cepat, sehingga pemulihan ekonomi juga cepat tercapai.