Makin Tenar, Putri Ayu Khas Bukittinggi Beberkan Rahasia Bordir dan Sulaman Hingga Banyak Diminati

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 06 Maret 2021 - 16:50 WIB

Beri Banyak Ruang Promosi, Bordir dan Sulaman Putri Ayu Khas Bukittinggi Makin Tenar
Beri Banyak Ruang Promosi, Bordir dan Sulaman Putri Ayu Khas Bukittinggi Makin Tenar

INDUSTRY.co.id, Jakarta– Pertamina membina hampir seluruh sektor usaha mikro dan kecil (UMK) melalui Program Kemitraan. Para UMK yang menjadi mitra binaan ini kemudian didampingi hingga menjadi UMK naik kelas. Percepatan UMK naik kelas ini dilaksanakan salah satunya melalui program Pertamina UMK Academy yang digelar pada akhir tahun 2020 lalu.

Desi Oktavia, menjadi salah satu dari ratusan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pemilik Sulaman & Bordiran Putri Ayu ini dinyatakan lulus dan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dalam kelas Go Global. “Bersyukur mendapat kesempatan ini, banyak mendapat pengetahuan untuk ekspor dan kami siap untuk melakukan itu,” katanya.

Ia sangat berharap sulam dan bordir dapat terdengar gaungnya hingga ranah internasional. Sebab, sulam dan bordir Bukittinggi memiliki ciri khas berbeda dengan yang lain. Hasil sulam dan bordirnya memiliki tekstur lebih padat dan halus. Lantaran bordirnya yang cantik, maka material yang dipilih harus lebih light. Maka dari itu Sulaman & Bordiran Putri Ayu mampu bersaing dengan bisnis lainnya.

Keinginannya untuk mengekspor produk bordir dan sulaman timbul setelah ia mengikuti pameran di luar negeri. Setidaknya beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura pernah disinggahi untuk memamerkan produknya. “Negara-negara rumpun melayu menjadi target kami jika ada kesempatan untuk ekspor nantinya,” tutur dia.

Desi mengisahkan, toko sulaman itu milik turun temurun yang lahir sekitar tahun 80-an. Ibundanya, Mislaili yang merintis awal usaha tersebut. "Dulu itu, ibu jahit sendiri, jualnya dititik di toko kain orang," katanya. Sebelum krisis moneter, harga pakaian jadi sulamannya hanya berkisar Rp 50 ribu. Namun hari ini, harga satu style sulamannya bisa tembus Rp 3,5 juta atau rata-rata paling rendah Rp 600 ribu. 

Sulaman milik Desi mulai menjadi mitra binaan Pertamina sejak tahun 2018. Setahun bergabung, Sulaman Putri Ayu langsung berpartisipasi di ajang International Handicraft Trade Fair (Inacraft) pada April 2019 di Jakarta. Sebuah kesempatan emas yang jarang dinikmati UMK dari Ranah Minang. Apalagi, pameran Inacraft itu dibuka langsung Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh ratusan ribu orang.

Menurut Desi, Pertamina memberikan ruang promosi yang justru di luar ekspektasi para pelaku UMK. Peningkatan pesanan akibat promosi yang masif itupun berdampak pada kebutuhan pegawai. Ia pun banyak merekrut tetangga dan ibu rumah tangga untuk membantu usahanya dengan total 15 orang. Sebagai bentuk implementasi ESG dibidang sosial dan SDGs poin ke-8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk lokal seperti yang dilakukan Desi. UMKM tersebut akan terus dikembangkan dengan skema pembinaan Go Digital, Go Modern, Go Online, hingga Go Global. “Pertamina akan membantu hingga produk budaya bangsa ini bisa go internasional dan dikenal masyarakat dunia, melalui pameran dan upaya penjualan ke luar negeri atau ekspor. Melalui semangat Energizing You, Pertamina selalu memberikan bantuan agar mereka bisa lebih berkembang dan mandiri," tutupnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MenkopUKM Teten Masduki usai membuka InaFashion Smesco Online Expo

Rabu, 21 April 2021 - 18:41 WIB

Dongkrak Penjualan Produk UMKM Fesyen, KemenkopUKM Gandeng Hippindo Gelar InaFashion Semsco Onlie Expo

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membuka secara resmi pameran virtual InaFashion Smesco Online Expo 2021 yang berlangsung pada 21-30 April 2021. Pameran ini merupakan hasil kolaborasi…

Jokowi Tinjau Kawasan Industri Batang

Rabu, 21 April 2021 - 18:39 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Diam-diam Industri Kaca Terbesar di Asia Tenggara, Industri Prekursor dan Katoda Antre Masuk Kawasan Industri Batang

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Terpadu Batang, di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengungkapkan progres pembangunan…

BBM, SPBU (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 21 April 2021 - 18:14 WIB

Asik...Pertamina Guyur Promo di Harkonas, Konsumen Bisa Beli BBM Dengan Harga Rp300 Per Liter

Sepanjang bulan April, masyarakat bisa menikmati pembelian Pertamax Series dan Dex Series dengan harga hemat Rp 300 per liter tanpa batas maksimal transkasi menggunakan aplikasi MyPertamina…

VIDIA Penyelenggara Sertifikat Elektronik

Rabu, 21 April 2021 - 18:00 WIB

Penyelenggara Sertifikat Elektronik Sediakan Dokumen Digital Terpercaya melalui Tanda Tangan Elektronik

PT Indonesia Digital Identity (VIDA) menjadi perusahaan Penyelenggara Sertifikat Elektronik pertama di Indonesia yang terdaftar sebagai penyedia layanan tanda tangan elektronik yang aman dan…

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar

Rabu, 21 April 2021 - 17:15 WIB

Arcandra Tahar Sebut PGN Punya Peran Penting Ambil Peluang Optimalkan Kebutuhan LNG Dunia yang Semakin Membesar

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar mengungkapkan, PGN memiliki posisi strategis dalam penyediaan energi yang ramah lingkungan dan efisien di dalam negeri. Dijelaskan…