Luar Biasa, Patut Ditiru! Jokowi Laporkan dan Serahkan Aset Gratifikasi Barang Milik Negara Sebesar Rp8,788 Miliar 

Oleh : Candra Mata | Senin, 15 Februari 2021 - 12:59 WIB

Presiden Jokowi (ist)
Presiden Jokowi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menerima Barang Milik Negara (BMN) hasil laporan gratifikasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) senilai Rp8,788 miliar. 

Total BMN yang diserahkan Jokowi ke negara sebanyak 12 buah, antara lain lukisan, berbagai perhiasan batu mulia, dan pulpen berhias berlian.

“Seluruh barang-barang gratifikasi yang telah dilaporkan oleh Presiden Joko Widodo kepada KPK ditetapkan menjadi milik negara dengan Keputusan. Sesuai peraturan, setelah Keputusan ditetapkan maka KPK wajib menyerahkan barang-barang dimaksud kepada Kemenkeu melalui DJKN,” kata Plt. Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat dalam keterangan resminya yang dilansir redaksi Industry.co.id seperti dari situs DJKN pada Senin (15/2/2021).

Untuk diketahui, dalam acara serah terima hasil gratifikasi Jokowi dalam BMN tersebut, dihadiri oleh Sekretariat Negara bersama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Adapun prosesnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mewakili pelapor gratifikasi kepada Plt. Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat. Selanjutnya, KPK menyerahkan BMN tersebut kepada Kementerian Keuangan melalui DJKN.

“Tuntas sudah proses yang harus dilakukan sesuai peraturan atas laporan gratifikasi oleh Bapak Presiden. Seluruh prosesi ini juga akan didokumentasikan menjadi lembaran negara,” ungkap Heru.

Kemudian, dengan penyerahan barang oleh KPK kepada Kemenkeu, maka kewenangan pengelolaan BMN selanjutnya ada pada Kemenkeu selaku Pengelola Barang. 

Sebagai informasi, serah terima BMN gratifikasi ini merupakan tindak lanjut terbitnya Keputusan Pimpinan KPK Nomor 1527 tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang Penetapan Status Kepemilikan Gratifikasi, atas laporan Bapak Joko Widodo Presiden RI. 

Pelaporan oleh Presiden adalah wujud kepatuhan Penyelenggara Negara sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dan diharapkan menjadi contoh bagi Pegawai Negeri/ASN dan Penyelenggara Negara Lainnya dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan untuk melaporkan gratifikasi yang diterima.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Daniel Hermansyah, CEO Kopi Chuseyo

Senin, 12 April 2021 - 14:45 WIB

Kopi Chuseyo Hadirkan Menu Baru Hingga Promo Spesial

Gandeng Chef William Gozali (Willgoz) Juara MasterChef Indonesia season 3 dan kolaborasi dengan JOOX, Kopi Chuseyo tawarkan menu terbaru Korean Beef Bowl ala Chef Willgoz dan rilis promo VIP…

Inovasi mahasiswa Institut Teknologi Indonesi (foto ANTARA)

Senin, 12 April 2021 - 14:25 WIB

Komisi VII Dorong ITI Bermitra dengan Industri Nasional

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong Institut Teknologi Indonesia (ITI) untuk bermitra dengan dunia industri nasional. Menurutnya, ITI telah memnuhi syarat sumber daya manusia…

Makan malam Keluarga Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Senin, 12 April 2021 - 14:25 WIB

Unggah Potret Bareng Keluarga, Anies: Bahagia Itu Sederhana! Netizen: Aku yang di Mexico Senang Melihatnya...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai banjir apresiasi usai mengunggah sejumlah potret makan malam bersama keluarga di akhir pekan. "Kebahagiaan itu sederhana. Makan malam bersama sekeluarga.…

Anubis digadang – gadang oleh banyak pihak akan menjadi kendaraan listrik roda dua favorit generasi milenial

Senin, 12 April 2021 - 14:23 WIB

Dahsyat, Baran Energy Luncurkan Anubis, Sepeda Motor Listrik Bergaya Adventure Futuristic

Bogor – Baran Energy, salah satu perusahaan baterai listrik dan otomotif terdepan dan terinovatif di Indonesia, Senin (12/4/21), bertempat di Sirkuit Sentul, Bogor, secara resmi meluncurkan…

BSD City TOD

Senin, 12 April 2021 - 14:20 WIB

Mantap! Gandeng Mitsubishi Corporation, BSD City Bakal Dilengkapi Fasilitas Transit Oriented Development

Lebih dari sekedar TOD, proyek tersebut akan menjadi pengembangan pertama di Jabodetabek yang akan terintegrasi dengan beberapa moda transportasi sekaligus. Proyek ini merupakan proyek pertama…