Waskita Pastikan Ruas Tol Kelolaannya Percepat Distribusi Vaksin

Oleh : Wiyanto | Rabu, 10 Februari 2021 - 15:39 WIB

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) (Foto Ist)
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Perang melawan sebaran virus Covid-19 memasuki babak yang krusial. Proses vaksinasi mulai dijalankan untuk para tenaga kesehatan. Setelah itu para pelayanan publik dan masyarakat umum menjadi sasaran berikutnya. Diharapkan vaksinasi ini menjadi senjata pamungkas yang bisa efektif menghentikan sebaran Covid-19.

Berangkat dari itu, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah infrastruktur transportasi yang juga harus prima, agar kendaraan pengangkut vaksin bisa melaju dengan lancar. Keberadaan ruas tol sebagai jalur bebas hambatan menjadi penting untuk mendukung kelancaran distribusi vaksin ke berbagai tujuan yang dijangkau melalui jalur darat.

Menangapi hal tersebut, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT), sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur fisik, sangat mendukung terjadinya akselerasi kecepatan vaksinasi. Dengan memastikan semua ruas tol yang berada di bawah kelolaan Waskita dalam kondisi baik. BUMN yang satu ini sangat berharap bisa memberikan sumbangsih bagi kelancaran distribusi vaksin.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan seluruh jalur distribusi vaksin yang akan melewati ruas tol kelolaan Waskita akan diperhatikan secara sunggung-sungguh dan selalu dalam kondisi siap. Bukan hanya di Jawa, pengawasan serius juga dilakukan pada ruas Luar Jawa Waskita yang menjadi jalur distribusi vaksin. Melalui jalur distribusi yang lancar, lebih jauh diharapkan juga terjadi akselerasi kecepatan vaksinasi.

“Keberadaan ruas tol menjadi penting untuk mendukung kelancaran distribusi vaksin ke berbagai tujuan,” kata Destiawan.

Seperti diketahui, Indonesia memerlukan 426 juta dosis vaksin untuk bisa menjangkau 70 persen penduduk yang berusia 18-50 tahun. Saat ini, vaksin dari berbagai produsen mulai berdatangan secara bertahap. Bukan perkara mudah untuk bisa mendistribusikan vaksin sebanyak itu kepada masyarakat Indonesia secara luas dalam waktu cepat, tepat, dan selamat.

Kecepatan dan infrastruktur ruas tol yang mumpuni sangat diperlukan agar masyarakat bisa segera mendapat bantuan sistem imun dalam melawan virus ganas tersebut. Ketepatan juga sangat diperlukan agar vaksin sampai ke wilayah dan segmen yang benar-benar dituju. Keselamatan vaksin juga menjadi faktor kunci agar vaksin yang sampai kepada masyarakat tidak mengalami kerusakan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Tantangan untuk mendistribusikan vaksin dengan cepat secara luas ini nyata sekali. Data Bloomberg yang disiarkan The Straits Times 6 Februari 2021 sangat penting untuk digarisbawahi. Di situ digambarkan soal kecepatan vaksinasi di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Indonesia dicatat memiliki kecepatan vaksinasi 60.433 objek per hari. Dengan kecepatan tersebut, untuk menjangkau 70 persen penduduk Indonesia berusia 18-50 tahun, diperlukan waktu hingga 10 tahun. Tentu saja tidak menguntungkan sekali bagi bangsa ini jika kecepatan itu terjadi konstan, sehingga vaksinasi harus memakan waktu yang demikian panjang.

Menurut Destiawan, penting sekali mendorong akselerasi kecepatan vaksinasi dengan segala daya dukung negeri ini. Dari sisi kesehatan, percepatan ini perlu dijalankan dengan menguatkan dan memperbanyak tenaga dan titik pelaksanaan vaksinasi. Dengan demikian, diharapkan jumlah warga yang divaksin tiap hari terus bertambah.

Percepatan ini menjadi sangat penting agar proses vaksinasi buat masyarakat bisa dituntaskan dan berdampak positif pada pemulihan ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan ekonomi nasional 2020 tumbuh minus 2,07 persen adalah alarm penting yang harus diatasi.

Kelancaran dan kecepatan proses vaksinasi, lanjut Destiawan, akan menjadi modal penting bagi tumbuhnya kepercayaan pasar untuk lebih giat menjalankan bisnis. Selain sebagai akselerator percepatan proses vaksinasi, keberadaan infrastruktur transportasi yang lancar juga bisa menjadi stimulus aktivitas perekonomian nasional. Sektor riil sangat memerlukan mobilitas barang dalam bisnisnya.

“Mendorong terjadinya proses mobilitas yang cepat dan lancar adalah komitmen Waskita,” kata dia.

Di sisi lain, BPS juga mengungkap data soal dampak pandemi terhadap pertumbuhan usaha sektor konstruksi. Data BPS mengungkapkan bahwa sektor ini terkoreksi 5,67 persen di tahun 2020. Pertumbuhan negatif ini, kata Destiawan, memberi tanda bahwa sektor konstruksi perlu dukungan agar tren pertumbuhan negatif ini bisa diakhiri.

Pembangunan dan pengembangan infrastruktur sesungguhnya bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi. Belanja barang, belanja konsumsi, pengerahan tenaga kerja, adalah aktivitas turunan yang selalu mengiringi proses pembangunan dan pengembangan proyek-proyek infrastruktur.

“Efek turunan tersebut akan memberi peran signifikan bagi perputaran roda perekonomian nasional," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia, Kokok Alun Akbar ketika menyaksikan secara virtual simbolis penandatanganan Akad Massal 1.500 Nasabah BSI KPR Sejahtera dengan total nominal Rp195 miliar

Selasa, 13 April 2021 - 13:43 WIB

BSI Gelar Akad Massal 1500 Nasabah KPR Sejahtera

Bank Syariah Indonesia melaksanakan akad massal 1500 nasabah Program BSI KPR Sejahtera di 17 Provinsi serentak secara online. Program BSI KPR Sejahtera merupakan bentuk partisipasi dalam mendukung…

Presiden RI Joko Widodo bersama Kanselir Jerman Angela Merkel saat membukan Hannover Messe 2021

Selasa, 13 April 2021 - 12:21 WIB

Menperin: Bapak Presiden Optimis Industri 4.0 Jadikan Indonesia Top 10 Ekonomi Global di 2030

Pemerintah optimistis penerapan industri 4.0 dapat mewujudkan visi besar untuk menjadikan Indonesia bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030. Aspirasi…

Presiden Jokowi di Hannover Messe 2021

Selasa, 13 April 2021 - 12:17 WIB

Jokowi Bicara Pentingnya SDM Industri 4.0 di Hannover Messe 2021

Saat pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition, Presiden Joko Wododo (Jokowi) menegaskan tiga hal utama dalam mengimplementasikan peta jalan Making Indonesia 4.0.  Pertama, penguatan SDM…

Hotel Boutique Sala Bangkok

Selasa, 13 April 2021 - 12:00 WIB

Tim Eksekutif Dukung Pembukaan Hotel Sala Boutique Bangkok

Boutique Sala Bangkok, hotel dan resor bergaya dan bersahabat dari SALA Hospitality Group, telah memperkenalkan jajaran profesional perhotelan yang sangat terampil untuk memimpin sala bang pa-in,…

Pertamedika IHC Bersama Google Cloud

Selasa, 13 April 2021 - 11:42 WIB

Wow! Pertamedika IHC Bersama Google Cloud Luncurkan Sistem Layanan Kesehatan Terintegrasi di 73 Rumah Sakit BUMN

Sistem OSS yang dihosting di Google Cloud merupakan pilar utama dari transformasi digital Pertamedika IHC dan menjadikan jaringan rumah sakit terbesar di Indonesia ini sebagai ujung tombak inovasi…