INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meraih penghargaan sistem merit dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan predikat ‘Sangat Baik’. Hal ini menandakan kebijakan dan manajemen ASN yang dijalankan di Kemenperin telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan KASN.
Sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi.
"Kemenperin berterima kasih atas penghargaan sebagai salah satu instansi pemerintah yang mendapatkan penghargaan sistem merit dengan nilai ‘Sangat Baik’. Tentunya kami akan terus berupaya terus menyempurnakan manajemen ASN di lingkungan Kemenperin," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin Dody Widodo di Jakarta (29/1/2021)).
Sejak 2018 hingga akhir tahun 2020, KASN telah melakukan penilaian penerapan sistem merit terhadap instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Sebanyak 57 instansi tercatat mendapatkan kategori Baik. Kemudian, 24 instansi memperoleh kategori Sangat Baik, salah satunya adalah Kemenperin.
"Penganugerahan ini memotivasi kami untuk ikut berkontribusi mewujudkan visi Indonesia tahun 2045 menjadi negara berdaulat, maju, adil, dan makmur melalui peran serta ASN yang profesional, bersih, kompeten, netral serta berintegritas," ujar Sekjen Kemenperin.
Ia menambahkan, hasil penilaian sistem merit dari KASN diharapkan menjadi masukan bagi program yang telah disusun Kemenperin, sekaligus bisa dijadikan acuan pembuatan kebijakan mendatang.
Penilaian sistem merit berdasarkan pada delapan aspek manajemen ASN, yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan, dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, serta sistem informasi.
Ketua KASN, Agus Pramusinto menuturkan, instansi pemerintah yang telah ditetapkan dalam kategori 'Sangat Baik' dan 'Baik' didorong dapat menjadi proyek percontohan bagi instansi Pemerintah lainnya dalam penerapan sistem ASN.
"Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN diharapkan dapat memicu perubahan mendasar manajemen ASN ke arah yang lebih baik, karena kualifikasi, kinerja, dan kompetensi secara adil tanpa diskriminasi," terangnya.