Digagas Dua Siswa SMA, Petisi Tolak Galon Sekali Pakai Terus Mendapat Dukungan Publik

Oleh : Hariyanto | Jumat, 22 Januari 2021 - 10:18 WIB

Ilustrasi galon sekali pakai
Ilustrasi galon sekali pakai

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kehadiran air kemasan galon sekali pakai baru-baru ini dianggap merupakan  sebuah kemunduran ditengah upaya pengurangan sampah plastik di Indonesia.  Sebuah petisi penolakan terhadap produk air kemasan galon sekali di change.org terus mendapat dukungan publik. Sampai hari ini, Jumat (22/1/2021), sudah lebih dari 27.000 orang menandatangani petisi tersebut.

Upaya-upaya pengurangan sampah plastik seperti tolak sedotan dan peralatan makan sekali pakai serta dengan penerapan kantong plastik berbayar dan bahkan peniadaan kantong plastik di minimarket telah lebih dulu digencarkan. Meski di awal kampanye sempat menuai perdebatan, namun secara bertahan langkah-langkah tersbeut mulai diterima oleh masyakat.

Karena itu, saat sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) mengeluarkan produk galon sekali pakai yang diklaim sebagai sebuah inovasi untuk menghadirkan air minum yang higienis ke tangah masyarakat, tak sedikit pihak yang menyayangkan. Sebab, langkah ini dipandang sebagai ketidak pedulian industri terhadap permasalahan yang saat ini dihadapi Indonesia.

Tak hanya LSM dan aktivis pegiat lingkungan yang keras bersuara, dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Bekasi, Elhan dan Helfia pun berani beropini. Melalui platform Change.org, keduanya menggagas petisi "tolak galon sekali pakai" pada November 2020 kemarin. Terhitung per 18 Januari, setidaknya sudah 27 ribu partisipan telah menandatangani petisi  ini.

“Ketika ada perusahaan yang membuat galon sekali pakai, ini merugikan dan justru tidak menghargai upaya pengurangan sampah,” ujar Elhan.

Karena itu, ia menggagas petisi yang ditujukan kepada market leader produk galon sekali pakai tersebut. Keberaniannya melawan industri tersebut, selain mendapat dukungan dari banyak pihak sekaligus menempatkan kedua remaja ini menjadi sasaran.

Ia mengakui, tak sedikit mendapat tudingan negatif dari pengguna media sosial. Meski demikian, Elhan mengaku tak gentar sebab upaya tolak plastik sekali pakai adalah kampanye yang telah lebih dulu ada dan harus senantiasa digaungkan.

“Dalam menggagas  gerakan ini kami berbicara atas nama alam dan lingkungan, agar kedepannya lingkungan yang kita tempati dapat lebih bersih dan bebas dari sampah plastik yang tersebar dimana-mana,” lanjut Elhan.

Jika berkaca pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), apa yang dikhawatirkan Elhan dan Helvia tentu saja tak berlebihan. KLHK memprediksi, timbunan sampah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton. Jumlah tersebut kemungkinan masih terus bertambah.

“Jumlah timbunan sampah yang sangat besar, kira-kira 67,8 juta ton pada tahun 2020. Kelihatannya akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan dengan semakin membaiknya tingkat kesejahteraan,” ujar Menteri KLHK Siti Nurbaya, media 2020.

Terbukti, pada 1 Januari 2021 publik digegerkan dengan temuan dalam aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Kuta. Sekitar 30 ton sampah diangkut dari kawasan Pantai Kuta dalam kegiatan yang melibatkan personel TNI dan Polri, anggota Pramuka, masyarakat sekitar Badung dan aparat instansi pemerintah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Rabu, 03 Maret 2021 - 21:15 WIB

Ucapkan Dirgahayu Satpol PP! Anies Tuai Pujian Netizen: Terpesona Aku Terpesona...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai banyak pujian usai mengunggah video ucapan selamat ulang tahun kepada Satpol PP Provinsi DKI Jakarta. "Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan…

Proses Pemeriksaan dan Pengujian Halal di Laboratorium PT SUCOFINDO (Persero)

Rabu, 03 Maret 2021 - 20:52 WIB

Optimalkan Layanan Pemeriksa Halal Sucofindo Rilis Aplikasi Registrasi Online Sertifikasi Halal

Jakarta – Sebagai komitmen dalam mengoptimalkan pelayanan kepada pelaku usaha terkait dengan pemastian produk halal, PT SUCOFINDO (Persero) merilis aplikasi Lembaga Pengujian Halal (LPH) untuk…

Akun media sosial YADIN

Rabu, 03 Maret 2021 - 20:05 WIB

Sambut Era Digital, Yadin Resmi Luncurkan Akun Media Sosial di Tiga Platform

PT. Yanmar Diesel Indonesia, anak perusahaan Yanmar Holdings Co., Ltd. meluncurkan akun media sosial resminya di 3 platform berbeda yaitu Facebook, Instagram, dan YouTube.

PT PP

Rabu, 03 Maret 2021 - 19:53 WIB

PTPP Garap Pembangunan Proyek Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Senilai Rp940 Miliar

PT PP (Persero) Tbk, (“PTPP”) telah menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (“MUTIP”) di Nusa Tenggara…

Global Forum Human Capital Project 2021

Rabu, 03 Maret 2021 - 19:52 WIB

Pemerintah Indonesia Tegaskan Akan Terus Fokus Tuntaskan Stunting

Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus fokus menuntaskan stunting meski dihadapkan pada keterbatasan akibat pandemi Covid-19. Hal ini karena peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)…