PEFINDO Berikan Peringkat 'idAA-' kepada MTN Kimia Farma

Oleh : Wiyanto | Minggu, 17 Januari 2021 - 14:35 WIB

PT Kimia Farma Tbk (KAEF)
PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

INDUSTRY.co.id-Jakarta-PEFINDO memberikan peringkat “idAA-” kepada MTN Kimia Farma Tbk (Kimia Farma) sebesar Rp600 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2021.

Kimia Farma berencana untuk melunasi MTN Tahun 2018 Tahap II dengan menggunakan dana internal Perusahaan, yang pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sekitar Rp1,2 trilyun.

Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah sangat kuat. Tanda kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

Sebagai perusahaan farmasi terbesar milik negara, Kimia Farma tidak hanya fokus pada kegiatan produksi obat tetapi juga kegiatan perdagangan dan distribusi serta kegiatan ritel. Kegiatan perdagangan dan distribusi Kimia Farma dijalankan oleh salah satu anak perusahaannya yaitu PT Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD) yang memiliki 49 cabang nasional termasuk Unit Bisnis Institusi Pusat per 31 Desember 2019.

Sementara aktivitas ritel dijalankan oleh anak perusahaan lainnya yaitu PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang mengelola 1.279 apotek, 565 klinik kesehatan, 64 laboratorium, 3 klinik kecantikan dan 10 optik per 31 Desember 2019, dan Kimia Farma Dawaa Co. Ltd. yang mengelola 24 apotek dan 2 gudang di Arab Saudi per 31 Desember 2019.

Kimia Farma memiliki 12 fasilitas produksi yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Watudakon, Medan, Cikarang, dan Denpasar yang menghasilkan beberapa jenis produk termasuk produk kesehatan konsumen, obat generik, obat ethical bermerek, obat anti-retroviral, narkotika, kontrasepsi, dan bahan baku obat. Komposisi pemegang saham Perusahaan per 30 September 2020 adalah PT Bio Farma (Persero)(90,025%) dan publik (9,975%).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Erick Thohir

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:27 WIB

Menteri BUMN Sebut Pemerintah Bakal Bangun Proyek-proyek Nasional Tanpa Utang! Publik: Mantap Pak Erick, Bismillah...

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa ada 3 prioritas utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional saat ini. "Kembali saya sampaikan 3 prioritas…

Webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis” melalui zoom.

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:26 WIB

SUCOFINDO Edukasi Rumah Sakit Terkait Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan melalui Webinar

Jakarta, 24/2 – PT SUCOFINDO (Persero) mengadakan webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis”.

Kawasan Industri Jababeka

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:57 WIB

Dahsyat! Miliki Infrastruktur Industri 4.0 Terlengkap, Kawasan Industri Jababeka Jadi Incaran Investor Perusahaan IOT

Kawasan Industri Jababeka sudah mampu mendukung industry 4.0 dan “menampung” para investor yang ingin membangun perusahaan berbasis IOT. Hal itu karena kawasan industri lain tidak ada yang…

Muhaimin Iskandqr (Gus AMI) -foto Detik.com

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:19 WIB

Gus AMI: NU dan Kyai adalah Sabuk Pengaman Bangsa di Tengah Pandemi

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) melalui pesantrennya, adalah sabuk pengaman bangsa.  Karena itu…

Sri Mulyani Bertakziah kerumah Prof Emil Salim

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:05 WIB

[BREAKING] Prof Dr Emil Salim Berduka, Sri Mulyani: Innalillahi, Alamarhumah Adalah Istri dari Guru Saya

Menteri Keuangan Sri Mulyani datang bertakziah ke rumah duka, alamarhumah Ibu Roosminnie Salim m istri dari Prof Dr Emil Salim yang meninggal pada Hari Sabtu Tanggal 27 Februari 2021. "Innalilahiwainnailahi…