INDUSTRY.co.id - Sebuah kawasan yang terletak hanya 170 kilometer di sebelah barat daya Jakarta, di Provinsi Banten, kini bisa ditemui sebuah kawasan wisata terlengkap yang mampu menghadirkan wisata alam nan asri.  Adalah Tanjung Lesung, destinasi wisata baru yang dikembangkan oleh  PT Jababeka Tbk di kawasan Provinsi Banten, menyediakan fasilitas resor hotel yang terintegrasi dengan golf dan fasilitas marina,  serta rekreasi pantai yang masih alami termasuk wisata budaya.

Dari Tanjung Lesung yang bisa dicapai dengan cepat melalui jalan Tol Jakarta – Merak, para wisatawan penyuka alam bebas bisa mengunjungi Gunung Krakatau, sebuah gunung berapi aktif yang pada tahun 1883 meletus dan menghancurkan sebagian kawasan Banten dan Lampung, dan bahkan abu vulkaniknya sempat mencegah  sinar matahari menerangi di Eropa selama beberapa tahun.

Para wisatawan bakal dimanjakan dengan wisata ke Krakatau karena paket wisata ke kawasan tersebut tersedia dan dimulai sejak pagi hari. Berikutnya wisatawan bisa berwisata trekking, dan mengunjungi pulau-pulau di sekitarnya dengan boat yang tersedia, atau bahkan melakukan snorkeling.

Dari kawasan wisata Tanjung Lesung pula, para wisatawan bisa  mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon hanya dengan menggunakan boat. Taman Nasional Ujung Kulon ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO sejak tahun 1991.

Di taman nasional ini pengunjung bisa menyaksikan sejumlah hewan langka yang dilindungi semisal macan tutul, elang, kura-kura, serta badak jawa bercula satu.

Satu lagi tempat wisata alam yang bisa dikunjungi  adalah kawasan perlindungan burung Pulau Dua. Maka buat mereka para pecinta burung, melakukan pengamatan terhadap burung-burung yang mampir di pulau ini merupakan keharusan. Burung yang ada di Pulau Dua sebagian besar adalah burung-burung yang bermigrasi dari benua lainnya, termasuk Afrika.

Sementara itu wisata budaya juga bisa didapat oleh wisatawan di Tanjung Lesung, dengan  mengunjungi kampung suku Baduy Dalam yang masih menganut adat istiadat yang sangat murni dan cenderung menghindari penggunaan teknologi maju.

PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development, anak perusahaan dari PT Jababeka Tbk selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus  pariwisata Tanjung Lesung  menetapkan  untuk mengubah Tanjung Lesung menjadi tujuan wisata internasional lengkap dengan  resor hotel terintegrasi. PT Banten West Java Tourism Development (BWJ)  akan merampungkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung pada 2022 atau lebih cepat dari rencana semula tahun 2025.

Untuk lebih mempermudah akses  masuk ke kawasan ini, perusahaan juga tengah menyiapkan sebuah landasan pesawat sepanjang 1,2 km. PT Jababeka juga  telah memperlebar akses  jalan.   Dengan dibangunnya landasan baru ini, wisatawan dimungkinkan  terbang dari bandara Halim Perdanakusuma dan Cengkareng dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat, sekitar 35 menit. Dalam waktu dekat, Bandara Panimbang   dan jalan  tol baru juga akan dibangun oleh pemerintah daerah setempat  untuk mengurangi kemacetan di masa depan.

Untuk menikmati panorama di Tanjung Lesung, PT BWJ selaku pengelola telah menyediakan sejumlah  hotel dan penginapan serta villa bagi para wisatawan. Di sana, tersedia Tanjung Lesung Beach Hotel yang dulunya bernama  The Bay Villas Hotel, yang dilengkapi oleh sejumlah fasilias semisal public pool, Spa, restaurant & bar, hingga kids club. Selain Tanjung Lesung Beach Hotel, para wisatawan bisa menginap di    Kalicaa Villa, kawasan villa yang didesain secara eksklusif  dan menawarkan konsep villa 'cozy' di pesisir pantai. Tersedia pula  Blue Fish Hotel, sebuah hotel dengan konsep minimalis dan menawarkan konsep akomodasi di pesisir pantai Selat Sunda, dengan panorama sunset yang eksotis.