Bangun Tiang Pancang Jakarta Internasional Stadium, Semen Gresik Suplai 40 Ribu Ton Semen UltraPro

Oleh : Ridwan | Selasa, 24 November 2020 - 09:15 WIB

Produk unggulan Semen Gresik, Ultrapro, menjadi salah satu bahan baku strategis pembangunan megaproyek monumental Jakarta International Stadium
Produk unggulan Semen Gresik, Ultrapro, menjadi salah satu bahan baku strategis pembangunan megaproyek monumental Jakarta International Stadium

INDUSTRY.co.id - Rembang - PT Semen Gresik (SG) menyuplai 40 ribu ton bahan baku untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). 

Senior Vice President (SVP) of Sales PT Semen Indonesia Group (SIG) Rahman Kurniawan mengatakan, SG mulai memasok kebutuhan bahan baku untuk pembangunan JIS sejak bulan Januari 2020 lalu.

"Kami mengestimasi pekerjaan akan selesai pada bulan Juni 2021. Namun kemungkinan besar jumlah semen yang disuplai akan bertambah menjadi sekitar 60 ribu ton," kata Rahman Kurniawan dalam siaran persnya, Senin (23/11/2020).

Dijelaskan Rahman, proyek Jakarta International Stadium akan dibangun di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi dan berkapasitas daya tampung 82 ribu penonton.

Mengusung konsep green building, Jakarta International Stadium nantinya akan dilengkapi atap stadion yang bisa dibuka-tutup secara otomatis.

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia Group (SIG), jelas Rahman, Semen Gresik akan berperan dalam pembangunan fondasi dan juga tiang pancang Jakarta International Stadium dengan menggunakan produk semen UltraPro yaitu jenis semen Ordinary Portland Cement (OPC) atau tipe I. 

Adapun semen UltraPro produksi Semen Gresik ini merupakan semen hidrolis yang memadukan kemudahan pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal sehingga cocok untuk konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi. 

Hal ini menjadi pertimbangan principal subkontraktor Jakarta International Stadium memilih semen UltraPro karena spesifikasi fondasi dan tiang pancang stadion bertaraf Eropa itu membutuhkan bahan baku yang kuat tekan awal dan akhir yang tinggi, waktu pengeringan yang optimal, dan hasil akhir yang kokoh. 

"Sampai sejauh ini pengerjaan fondasi dan tiang pancang Jakarta International Stadium sudah mencapai sekitar 60 persen," jelasnya.

Selain proyek Jakarta International Stadium, Semen Gresik juga turut terlibat dalam beberapa proyek monumental lainnya seperti Masjid Istiqlal, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tol Trans Jawa, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara New Yogya International Airpot, Tol Pandaan Malang, dan sebagainya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sawah yang menguning siap panen

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:46 WIB

Apresiasi Pakar Pangan UB Untuk Indonesia Sebagai Anggota Dewan FAO

Pakar ketahanan pangan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Dr Sujarwo menyampaikan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan FAO yang…

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:30 WIB

Sudah Menjadi Gaya Hidup, Kenali Dampak Dari Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah interaksi sosial di masyarakat. Dengan bantuan teknologi yang sebenarnya memudahkan kehidupan, di balik itu terdapat kehati-hatian gaya hidup yang membuat masyarakat…

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:00 WIB

DPR: Pembentukan Holding Jadi Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menilai upaya pembentukan holding gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan upaya yang strategis untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.