INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dalam rangka menjaga dan memastikan kesiapan personel dan material, Batalyon Infanteri 6 Marinir (Yonif 6 Mar) Brigif 1 Marinir menggelar Apel siaga kesiapan yang dilanjutkan dengan inspeksi pemeriksaan senjata organik perorangan yg dilaksanakan di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan. Rabu (28/10/2020).

Advertisement

Kegiatan tersebut diawali dengan Apel gelar yang dipimpin oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Yonif 6 Mar Mayor Marinir Teguh Pristiyanto D.S, S.E., yang merupakan program kerja Satuan dan wajib dilaksanakan dengan menggunakan Pakaian Dinas Lapangan Tempur (PDLT) dengan material dan senjata perorangan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata perorangan, hal ini bertujuan untuk mengecek dan mengasah naluri tempur prajurit sehingga sewaktu-waktu siap ditugaskan kapanpun dan dimanapun baik personel maupun material tempur Yonif 6 Mar dengan tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 serta melaksanakan Physical Distancing dan penggunaan masker.

Advertisement

"Senjata organik perorangan adalah ibarat istri pertama kalian, jadi sudah selayaknya merawat serta menjaganya dan itu merupakan tugas dan tanggung jawab tiap-tiap individu Prajurit," ujar Danyonif 6 Marinir Letkol Marinir Dwi Hartono, M.Tr.Opsla.

Sementara itu Dispen Kormar menginformasikan, Dalam rangka mencegah dan menekan penyebaran Covid-19, prajurit Yonif 1 Marinir bersama Unsur Tiga Pilar menerapkan  Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan menggelar operasi Yustisi penegakan Protokol Kesehatan di dalam Pasar Gondanglegi, Kel. Cangkring Malang, Kec. Beji, Pasuruan, Jawa Timur. Rabu (28/10/2020).

Advertisement

Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Beji Kompol H. Ahmad tersebut dengan beranggotakan TNI AD, TNI AL (Marinir), Polisi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemuda Pancasila. Operasi yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi dengan dengan menggunakan pengeras suara, menyisir sudut-sudut yang berada di dalam pasar, sasaran utamanya adalah penjual dan pembeli yang tidak menjalankan protokol kesehatan atau tidak memakai masker.

Apabila ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker, di ingatkan dan diberikan sanksi sosial berupa tindakan mengucap Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain itu, juga menghimbau masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan  Covid-19  dengan menggunakan masker tiap melaksanakan kegiatan di luar rumah, menjaga jarak aman dan  mencuci tangan dengan sabun.

Advertisement

Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Aang Andy Warta, M. Tr. Opsla mengharapkan kepada prajuritnya agar melaksanakan tugasnya dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab, mempelajari situasi dan kondisi karakter serta budaya masyarakat, membangun kerjasama yang baik dengan sesama aparatur pemerintah.

“Laksanakan  3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) sebagai antisipasi penyebaran covid-19,” tegasnya.