Siap-siap Cek Rekening Ya! 15,7 Juta Pekerja Bakal Ditransfer Bantuan Upah Rp600 Ribu oleh Pemerintah

Oleh : Candra Mata | Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:23 WIB

Ilustrasi Uang (ist)
Ilustrasi Uang (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan Bantuan Subsidi Upah bagi 15.725.232 pekerja atau buruh. 

"Bantuan ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan daya beli pekerja atau buruh selama masa pandemi Covid-19, sehingga dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziah kemarin.

Dikatakannya, bantuan Subsidi Upah ini merupakan program stimulus yang dikoordinasikan dan dibahas bersama Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Keuangan, dan BPJAMSOSTEK.

Adapun cakupan program ini diperluas dari rencana semula penerima berjumlah 13.870.496 orang, menjadi 15.725.232 pekerja.

"Total dana yang dibutuhkan pun mengalami kenaikan menjadi Rp37,7 triliun dari semula Rp33,1 triliun yang bersumber dari anggaran pemulihan ekonomi nasional," ungkap Menaker Ida.

Ida juga menegaskan Program Bantuan Subsidi Upah ini disasarkan atau akan diberikan hanya kepada pekerja formal yang aktif dan terdaftar di BPJAMSOSTEK dengan upah dibawah Rp 5 juta per bulan berdasarkan upah yang dilaporkan dan tercatat di BPJAMSOSTEK. 

Persyaratan tersebut menurut Menaker bisa berasal dari semua sektor industri, namun tidak berlaku untuk ASN di lembaga negara, dan instansi pemerintah, serta pekerja di induk perusahaan BUMN.

“Persyaratan lainnya adalah WNI dengan rekening bank yang aktif, tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu pra kerja dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni 2020,” tambahnya.

Besaran subsidi yang akan diterima sebesar Rp 600 ribu per bulan per pekerja atau buruh selama empat bulan, yang akan diberikan setiap dua bulan ke rekening masing-masing peserta. Ditargetkan paling lambat bantunan sudah berjalan pada September mendatang.

Pemerintah akan menggunakan data BPJAMSOSTEK per tanggal 30 Juni 2020 sebagai dasar pemberian bantuan subsidi upah ini. 

”Sehingga hanya peserta yang telah terdaftar dalam batas waktu tersebut dan telah memenuhi persyaratan lainnya yang berhak menerima subsidi upah tersebut,” ujar Menaker.

Menaker juga menyebutkan akan dibentuk tim koordinasi pelaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan yang mendapatkan pendampingan langsung dari Kepolisian, Kejaksaan Agung, BPK, BPKP dan KPK.

Sementara itu Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto, menyatakan kesiapan BPJAMSOSTEK mendukung program bantuan subsidi upah.  

“BPJAMSOSTEK siap menjalankan tugas amanah ini dan kami akan menyiapkan data sebagaimana dipersyaratkan," ungkapnya.

Nantinya, sambung Agus, dari data yang ada, pihaknya akan menyisir peserta aktif atau pekerja formal yang upahnya di bawah Rp5 juta per bulan berdasarkan data upah pekerja yang dilaporkan oleh pemberi kerja dan tercatat di BPJAMSOSTEK.

Sementara, Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin menyatakan program bantuan subsidi upah ini melengkapi berbagai program jaringan pengaman sosial yang telah dijalankan sebelumnya  oleh pemerintah.

“Dalam upaya pemulihan ekonomi, pemerintah perlu mendorong daya beli masyarakat, termasuk segmen pekerja formal berpenghasilan rendah, sehingga nantinya pertumbuhan ekonomi dapat terdorong kembali," pungkas Budi Gunadi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…