Tingkatkan Wirausaha Baru, MenkopUKM Dorong Pengembangan Koperasi di Pondok Pesantren

Oleh : Ridwan | Sabtu, 08 Agustus 2020 - 20:05 WIB

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara diskusi panel Motivasi Kewirausahaan Santri di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara diskusi panel Motivasi Kewirausahaan Santri di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

INDUSTRY.co.id - Pekalongan - Bila dibandingkan dengan negara-negara seperti Singapura, Malaysia, dan Jepang, rasio kewirausahaan di Indonesia masih jauh tertinggal. Padahal, kemajuan sebuah negara itu diukur dari berapa jumlah wirausaha yang ada di suatu negara.

"Kita bisa tingkatkan rasio kewirausahaan kita, salah satunya melalui pengembangan koperasi di pondok-pondok pesantren," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara diskusi panel Motivasi Kewirausahaan Santri di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, kemarin.

Apalagi, lanjut Teten, sudah ada Pondok Pesantren Sidogiri (Jatim) yang bisa dijadikan sebagai role model, dengan nilai sudah mencapai triliunan rupiah. Bahkan, saat ini, Koperasi Ponpes Sidogiri sudah memiliki 126 unit usaha dengan jumlah santri sebanyak 13 ribu santri.

Ada juga Koperasi Ponpes Al Ittifaq di daerah Ciwidey (Bandung) yang produk pertaniannya sudah bisa memasok ke supermarket moderen. Bahkan, sudah menerapkan pemasaran secara online.

"Banyak potensi yang ada di pondok pesantren yang bisa kita optimalkan. Banyak juga pesantren yang lokasinya berada di tengah perkebunan buah-buahan dan sayur-sayuran," kata MenkopUKM.

Bila potensi potensi pondok pesantren dengan para santri bisa dipadukan, Teten meyakini bisa menjadi satu kekuatan ekonomi yang besar. 

"Pekalongan yang terkenal dengan batik dan ikan, bisa memanfaatkan potensi pondok pesantren dan santri yang ada disana," imbuh Teten.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Habib Luthfi bin Yahya menekankan pentingnya mengembangkan produk UMKM untuk memenuhi pasar dalam negeri. Artinya, uang akan berputar di dalam negeri saja, tanpa harus keluar. 

"Kita harus mencintai dan memakai produk dalam negeri, dan jangan bergantung pada produk dari luar negeri. Kita kaya produk pertanian, tapi di pasar lebih banyak produk impor," ucap Habib Luthfi.

Bagi Habib Luthfi, penerapan Protokol Kesehatan atas pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan untuk terus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. 

"Justru, pandemi Covid-19 harus dijadikan cambuk untuk kita menjadi bangsa yang maju", tandas Habib Luthfi.

Sementara Wakil Gubernur Jateng H Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, potensi pondok pensatren dan para santri bila digerakkan secara masif bisa menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi satu wilayah. Jumlah pondok pesantren di Jateng ada sekitar 3.900 dengan santri sebanyak lebih dari 500 ribu orang.

"Hanya saja memang mereka harus dibekali dengan kemampuan sesuai zaman 4.0 atau dikenalkan dengan model pemasaran online. Namun, tetap berbasis ekonomi kerakyatan," ucap Taj Yasin.

Menurut Taj Yasin, setiap santri yang datang untuk mondok dipastikan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar pondok pesantren. "Mereka kan pasti belanja makan di warung-warung dan sebagainya," kata Taj Yasin.

Karena setiap pondok pesantren memiliki koperasi, Taj Yasin mengusulkan untuk membentuk semacam holding bagi seluruh koperasi pondok pesantren yang ada di Jateng. "Produk-produk mereka yang sulit masuk pasar, bisa saling menawarkan produk itu ke sesama pondok pesantren," jelas Taj Yasin.

Taj Yasin meyakini hal itu bakal menjadi satu kekuatan ekosistem atau jaringan ekonomi yang kuat. "Kita harus bisa mewujudkan itu," pungkas dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TMMD Ke-109 di Perbatasan Boven Digoel

Rabu, 23 September 2020 - 04:40 WIB

TMMD Ke-109 di Perbatasan Boven Digoel Papua Sesuai Protokol Covid-19

Dimasa pandemi Covid-19, upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 tahun 2020 Kodim 1711/Boven Digoel ditiadakan sesuai dengan Protokol Covid-19 yang selama ini telah dilaksanakan…

Lanud Silas Papare Gandeng PMI Gelar Kegiatan Donor Darah

Rabu, 23 September 2020 - 04:15 WIB

Lanud Silas Papare Gandeng PMI Gelar Kegiatan Donor Darah

Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadispers Lanud Silas Papare Letkol Adm Sunu Sugestino menyampaikan bahwa di masa pandemi Covid-19,…

Direktur Usaha Mikro PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Supari, di diskusi "Mendorong Usaha Mikro Bertahan di Masa Pandemi"

Selasa, 22 September 2020 - 23:15 WIB

BRI Ingatkan UMKM Agar Bantuan Presiden Digunakan Buat Modal Usaha

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) mengharapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan Bantuan Presiden (Banpres) untuk hal yang produktif agar usahanya bisa bangkit di era pandemi.

Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Doktor Walid menerima SK pengangkatan dirinya dari Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid Dalam Muswil Dekopin Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2020).

Selasa, 22 September 2020 - 18:57 WIB

Doktor ‘Matematika’ UGM Pimpin Dekopin Jateng, Nurdin Halid: Saya Percaya Sosok Dr. Walid

Jawa Tengah-Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Doktor Walid menerima SK pengangkatan dirinya dari Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid Dalam Muswil Dekopin Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa…

Dropbox sampah kemasan

Selasa, 22 September 2020 - 18:38 WIB

Dukung Indonesia Bebas Sampah, Tiga Perusahaan ini Berkolaborasi Hadirkan Program Dropbox Sampah Kemasan

Aksi kolaborasi ini juga merupakan wujud dukungan sektor swasta terhadap PP RI No 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah…