IPW Desak POLRI Segera Bawa Pulang Dua Buronan Kakap Indonesia yang di Tangkap Pihak AS

Oleh : Herry Barus | Selasa, 04 Agustus 2020 - 08:00 WIB

Tersangka Korupsi (Foto Dok Industry.co.id)
Tersangka Korupsi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Saat ini ada dua buronan kakap Indonesia yang sudah tertangkap pihak keamanan di Amerika Serikat (AS).

Namun pihak Polri masih slow slow saja menyikapinya. Tidak heboh seperti saat memburu Joko Tjandra. Padahal kedua buronan ini lebih merugikan banyak orang dan jumlah uang yang dikemplangnya lebih besar.

Informasi yang diperoleh Ind Police Watch (IPW) dari AS menyebutkan bahwa ada dua buronan Indonesia yang masuk dalam Red Notice yg sdh diketahui keberadaannya di AS dan sdh berhasil ditangkap pihak imigrasi AS (ICE). Kedua buronan itu masuk Red Notice tahun 2018.

"Kami sdg koordinasikan untuk bisa dibawa pulang ke Indonesia. Doakan bisa kita lakukan segera ya, sebab masih ada hambatan dari pihak AS disini" ujar sumber IPW Senin sore ini WIB.

“Kedua buronan kakap itu adalah Indra Budiman dan Sai Ngo NG. Kasus Indra Budiman adalah kasus penipuan dan money laundering terkait penjualan Condotel Swiss Bell di Kuta Bali. Sedangkan Sai Ngo NG terlibat kasus korupsi terkait pengajuan 82 KUR fiktif ke Bank Jatim Cabang Woltermonginsidi Jakarta. Kedua kasus itu terjadi pada Mei 2015. Dalam kasus Indra Budiman, rekannya Christopher Andreas Lie berhasil ditangkap oleh Subdit Fiskal Moneter dan Devisa Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Mei 2015. Kasus ini terungkap setelah keduanya diketahui menipu 1.157 orang dengan kerugian Rp 800 milyar, “ ujar Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch, dalam siaran persnya Senin (3/8/2020)

Pelaku dan rekannya Indra Budiman lanjut Pane, melakukan penipuan dengan membuat perusahaan konsultan properti yang menjual apartemen dan condotel dengan harga Rp 1 milyar lebih. Ada 12 properti yang mereka jual. PT Royal Premier Internasional bentukan keduanya menawarkan properti dikemas dengan program investasi emas dan asuransi. Iming-iming yang dilancarkan adalah balik modal di tahun ke-10 hingga ke-15. “Nasabah juga mereka janjikan keuntungan, cash back sebesar dua persen, dan mendapatkan hadiah kendaraan mewah. “

Dalam kasus ini Christopher melakukan kontrak pembelian dengan developer atas nama korban, namun tidak membayarkan uang customer sepenuhnya. Korban tersebar di Jakarta, Bandung, Bali dan Yogyakarta. Sebagian uang digunakan untuk trading dan investasi, sebagian lagi untuk membeli rumah, tanah dan kendaraan pribadi. Saat Christofer tertangkap, Indra berhasil kabur ke Korea Selatan dan kemudian ke AS hingga tertangkap.

 "Kita upayakan barter dgn buronan AS yang sdh ditangkap oleh Polda Bali minggu lalu," kata sumber IPW.

Sayangnya hingga saat ini jenderal jenderal Mabes Polri belum merespon penangkapan dua buronan kakap di AS. “Rupanya para jenderal Mabes Polri masih terpukau dengan penangkapan Joko Tjandra, “ujar Pane.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…