Stttt....Ada 2.000 TKA China di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Menaker Ida: Skill Mereka Tinggi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 28 Juli 2020 - 09:05 WIB

Kereta Cepat (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Kereta Cepat (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang juga merupakan proyek strategis nasional (PSN) telah menyerap sebanyak 12.000 tenaga kerja. Di antara ribuan tenaga kerja tersebut terdapat sebanyak 10.000 tenaga lokal dan 2.000 tenaga kerja asing (TKA).

"Ada 2 ribu sementara tenaga kerja kita ada 10 ribu. Totalnya 12 ribu, 10 ribu dari tenaga kerja Indonesia, kemudian 2 ribunya dari tenaga kerja China, TKA dari China," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di lokasi proyek kawasan Halim, Jakarta, Senin (27/7/2020) kemarin.

Kedatangan Menaker Ida di lokasi proyek KCJB tersebut adalah untuk mengetahui apakah ada pelanggaran dalam penggunaan TKA China dalam proyek tersebut.

Ida memastikan bahwa TKA China di proyek tersebut merupakan tenaga kerja dengan skill atau keterampilan tinggi. Menurutnya, penggunaan keahlian mereka sudah sesuai dengan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diajukan ke Kemnaker.

"Di lapangan itu membutuhkan keahlian tertentu. Ini kan proyek baru yang pertama kali dikerjakan di Indonesia. Meskipun itu pekerjaan lapangan, tapi itu membutuhkan keahlian tertentu. Ini adalah proyek baru. Kereta cepat ini belum pernah dilakukan," ungkap Menteri Ida.

Ida juga memastikan bahwa begitu transfer of knowledge atau transfer pengetahuan telah selesai dilakukan, yang artinya sumber daya manusia (SDM) Indonesia sudah memiliki keahlian mengoperasikan kereta cepat maka pekerja China akan kembali ke negaranya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:36 WIB

Telkom Dikabarkan Masuk Bisnis Media

Jakarta—PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom dikabarkan akan meluncurkan lini usaha media dalam waktu dekat.

Menteri Pertanian saat menyaksikan ekspor komoditas pertanian

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:18 WIB

Kementan Lepas Ekspor Premix Vitamin ke India

Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor perdana premix vitamin dan mineral ke India dari produksi PT Agrinusa Jaya Santosa yang merupakan anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia,…

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Dody Widodo

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:10 WIB

Akses Pasar Baru Terbuka Lebar, Kemenperin Dorong Industri Rebut Peluang Implementasi RCEP

Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) atau Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional dinilai akan memberikan beberapa akses pasar baru bagi produk industri nasional. Oleh karena itu,…

PT Perintis Triniti Properti Tbk

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:00 WIB

DER TRIN Diprediksi Merosot Tajam di 2020

Debt to Equity Ratio (DER)PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) diproyeksikan turun tajam menjadi sebesar 0,74x pada akhir tahun 2020 dari sebelumnya 1,74x pada periode 30 Juni 2020.…

Penandatanganan Rencana Penggabungan Bank Syariah

Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:24 WIB

Rencana Merger Rampung, Bank Hasil Gabungan Akan Jadi Bank Syariah Nasional Terbesar

Total aset dari Bank Hasil Penggabungan akan mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Dengan demikian Bank Hasil Penggabungan akan masuk ke dalam TOP 10 bank terbesar…