AIA Luncurkan Program Proteksi AIA 1 dapat 4

Oleh : Herry Barus | Jumat, 17 Juli 2020 - 07:00 WIB

PT AIA FINANCIAL (AIA)
PT AIA FINANCIAL (AIA)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Seiring ditetapkannya masa transisi menuju adaptasi kebiasaan baru demi mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional, masyarakat dihadapkan dengan risiko tinggi untuk kembali beraktivitas walaupun disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri karena tren penyebaran Covid-19 masih terus meningkat.

Guna melengkapi perlindungan diri dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, PT AIA FINANCIAL (AIA) meluncurkan sebuah program proteksi bagi keluarga Indonesia yakni AIA 1dapat4.

Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy, mengatakan, “Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, masyarakat akan kembali beraktivitas di luar rumah. Dalam kondisi pandemi yang belum usai, kita perlu melakukan persiapan yang lengkap mulai dari menjaga kesehatan mental dan fisik, mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah dan proteksi jiwa serta kesehatan bagi diri sendiri termasuk keluarga tercinta.

Sejalan dengan komitmen AIA dalam membantu jutaan keluarga di Indonesia hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik, AIA meluncurkan berbagai inovasi mulai dari awal masa pandemi hingga memasuki masa adaptasi kebiasaan baru. Dengan AIA 1dapat4, masyarakat dapat memberikan perlindungan bagi diri sendiri juga keluarga tercinta sehingga diharapkan dapat membantu beraktivitas dengan tenang.”

Program AIA 1dapat4 ini dirancang untuk memberikan perlindungan kepada keluarga di mana hanya dengan membeli satu polis asuransi untuk produk tertentu maka empat anggota keluarga yang tertera dalam satu Kartu Keluarga (KK) mendapatkan manfaat perlindungan dari risiko Covid-19. Program ini menawarkan premi yang sangat terjangkau untuk mendapatkan perlindungan 4 orang sekaligus yakni mulai dari Rp1 juta per bulan selama periode 1 Juli – 30 September 2020.

Program ini berlaku untuk  nasabah AIA dan nasabah baru dengan total perlindungan senilai Rp100 Juta dari risiko Covid-19 untuk 4 anggota keluarga Perlindungan yang didapatkan adalah berupa Santunan Tunai Rawat Inap Rp1juta/hari untuk rawat inap di Rumah Sakit akibat terdiagnosis positif Covid-19 dengan maksimal 25 hari per individu dan Asuransi Proteksi Affinity Personal Accident dengan uang pertanggungan Rp5 juta per individu dengan masa perlindungan hingga 31 Desember 2020. Perlindungan ini berlaku untuk anggota keluarga mulai dari umur 5 tahun hingga 65 tahun.

Seperti diketahui, memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, masyarakat mulai kembali beraktivitas di luar rumah. Perkantoran mulai beroperasi dengan 50% kapasitas, begitu pun dengan sarana umum seperti mal, restoran, Transportasi umum TransJakarta, MRT, Ojek Online kembali beroperasi. Masyarakat juga kembali olahraga di sarana umum.

Berdasarkan pada survey yang dilakukan YouGov Omnibus terhadap 2.000 responden pada bulan Juni 2020 terkait persiapan masyarakat menuju fase adaptasi kebiasaan baru, terdapat 35% responden yang menunjukkan kekhawatiran karena belum adanya kepastian akan terlindung dari infeksi Covid-19 ketika menjalani aktivitas di luar rumah.

Untuk aktivitas di luar rumah yang berhubungan dengan orang banyak saat adaptasi kebiasaan baru mendapatkan porsi kekhawatiran terbesar dari responden adalah menggunakan transportasi umum mencapai 51%, selanjutnya ketika berkumpul dengan teman sebesar 41% dan ketika mengunjungi pasar atau supermarket untuk berbelanja sebanyak 34%. Kebanyakan dari responden yakni sebanyak 41%, mengatakan penerapan protokol kesehatan dan kebersihan yang tidak bisa dikontrol menjadi faktor utama pendorong kekhawatiran mereka.

Guna mendukung protokol kesehatan dalam menjaga jarak aman, AIA 1dapat4 juga dapat diperoleh tanpa tatap muka fisik dengan tenaga pemasar AIA melalui AIA DigiBuy. Nasabah cukup melakukan komunikasi melalui video call kemudian prosesnya diteruskan melalui platform Interactive Point of Sales (iPos) untuk tenaga pemasar dan microsite untuk nasabah. Rekaman video berisi persetujuan nasabah atas produk dan manfaat asuransi yang akan dibeli juga akan menjadi bagian yang wajib dipenuhi dalam sistem pemasaran ini.

Nasabah kemudian hanya perlu meninjau seluruh dokumen pendukung, jika sudah setuju maka nasabah dapat mengirimkan foto selfie dengan KTP dan membubuhkan tanda tangan elektronik melalui e-sign form.

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Daring Lakon Rajamala Bertajuk “The Stories about the Life and the World" (Photo by Kemlu)

Senin, 21 September 2020 - 12:30 WIB

KBRI Bern Promosikan Budaya Indonesia Lewat Lakon Rajamala Virtual untuk Masyarakat Swiss dan Liechtenstein

Seminar daring beserta pertunjukan wayang daring tersebut merupakan upaya KBRI Bern untuk selalu mempromosikan kebudayaan Indonesia walaupun di situasi pandemi yang membuat hampir seluruh pertunjukan…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Senin, 21 September 2020 - 12:16 WIB

Ketua MPR RI Desak Pemeirntah Segera Keluarkan Perppu Atur Pilkada Serentak 2020 Dimasa Pandemi

Mendorong pemerintah bersama DPR RI dapat membahas materi Perppu di masa sidang DPR untuk menyetujui perppu tersebut menjadi UU atau tidak, dengan melibatkan para epidemiologi maupun Satgas…

The All-New Audi A6

Senin, 21 September 2020 - 12:00 WIB

Lomba Foto The All-New Audi A6 Bagi Wartawan

PT Garuda Mataram Motor (GMM) menyelenggarakan photo competition for journalist program. Pilih foto The All-New Audi A6 terbaik pilihan anda dari source official Audi manapun (akun dengan tanda…

Pembangkit Listrik

Senin, 21 September 2020 - 11:41 WIB

Bagaimana Nasib Keuangan Power Indonesia Tanpa Dukungan PLN?

Indonesia Power, Obligor berperingkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap…

Pilkada 2020 (Foto Dok PR)

Senin, 21 September 2020 - 11:08 WIB

Anggota DPR Mendesak Pemerintah Tunda Pilkada Serentak 2020

Legislator asal Fraksi PKS ini juga mendukung penuh penyataan yang disampaikan PBNU yang meminta kepada pemerintah untuk menunda Pilkada serentak karena darurat pandemi. Dirinya berharap ormas-ormas…