Enam Serikat Buruh Tegaskan Tetap Konsisten Dalam Tim Pembahasan RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Oleh : Ridwan | Rabu, 15 Juli 2020 - 18:50 WIB

Enam serikat buruh konsisten dalam tim RUU Cipta Kerja
Enam serikat buruh konsisten dalam tim RUU Cipta Kerja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Enam serikat pekerja/serikat buruh menyatakan tetap konsisten tergabung dalam tim pembahasn klaster ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja yang dibentuk dari unsur pemerintah, unsur pengusaha, dan serikat pekerja. 

Hal ini didasari atas upaya menjaga konsistensi dan sebagai strategi untuk memperjuangkan kepentingan buruh dalam RUU Cipta Kerja.

"Dibentuknya tim teknis pembahas klaster ketenagakerjaan ini merupakan dorongan dan tuntutan dari serikat pekerja/serikat buruh. Oleh karena itu, dengan segala risiko kami menjaga konsistensi sikap atas apa yang sudah kami tuntut di awal. Kekhawatiran hanya sebagai legitimasi atau dimanfaatkan sekadar formalitas sudah diperhitungkan sebelumnya," kata juru bicara perwakilan serikat pekerja dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristandi, Rabu (15/7).

Keenam serikat pekerja yang konsisten untuk tetap berada dalam tim pembahasan RUU Cipta Kerja itu adalah KSPSI Yoris, KSBSI, Sarbumusi, KSPN, FSP Perkebunan, dan FSP Kahutindo. 

Perwakilan serikat pekerja tersebut menilai masuknya representasi serikat pekerja dalam tim teknis adalah bagian dari strategi perjuangan dan dialog sosial yang nyata.

"Kami yakin forum bersama ini bisa digunakan semaksimal mungkin untuk menyuarakan aspirasi-aspirasi yang berkembang dari anggota kami," kata Ristandi.

Dirinya juga menegaskan bahwa opini yang menyebutkan kalau representasi serikat pekerja dalam tim pembahasan merupakan wujud kesetujuan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja adalah opini yang keliru. 

Justru, menurut Ristandi, tim teknis ini adalah media formal untuk menyampaikan argumentasi yang memberatkan dan ingin ditolak oleh serikat pekerja.

"Kami tidak mau disebut sebagai pihak yang plin plan, mencla mencle. Minta dibentuk tim, setelah dibentuk malah tidak mau terlibat," kata Ristandi.

Sebelumnya diketahui bahwa pemerintah telah membentuk tim teknis untuk membahas khusus soal klaster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja. Tim ini terdiri dari unsur pemerintah, unsur pengusaha (Apindo dan Kadin), dan unsur serikat pekerja.

Dari unsur serikat pekerja, awalnya diwakili oleh KSPSI AGN, KSPSI Yoris, KSPI, KSBSI, Sarbumusi, KSPN, FSP Perkebunan, dan FSP Karhutindo. Dalam perjalanannya KSPSI AGN dan KSPI menyatakan mundur dari tim pembahasan. Namun, enam serikat pekerja lainnya tetap konsisten untuk terlibat dalam tim pembahasan RUU Cipta Kerja ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SiCepat mengadakan giveaway Program Hujan Hadiah Youtube SiCepat dengan total hadiah 7.5 M, kategori hadiah diantaranya 1 BMW 520i, 20 Honda PCX, 175 Honda Beat dan uang tunai Rp 3M.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:29 WIB

Keren! Jumlah Subscribernya Lebih dari 1 Juta , Kini Sicepat Ekspres Bagikan Hujan Hadiah Youtube Sebesar 7.5 Milyar

Jakarta-SiCepat mengadakan giveaway Program Hujan Hadiah Youtube SiCepat dengan total hadiah 7.5 M, kategori hadiah diantaranya 1 BMW 520i, 20 Honda PCX, 175 Honda Beat dan uang tunai Rp 3M.

Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua Partai Demokrat Agus Yudhoyono

Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:38 WIB

Ketum Demokrat Agus Yudhoyono Temui Ketua DPR Puan Maharani di Ruang Kerja, Ada Apa?

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bertemu diruang kerja Puan Maharani di gedung DPR pada Kamis (6/8) Pertemuan kedua tokoh muda tersebut…

Tidak semua brand mampu menciptakan inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk atau jasanya. Hanya brand dengan tim Research & Development yang super kreatif yang bisa memenangkan persaingan di era kompetisi bisnis yang sangat ketat ini.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:59 WIB

Pertama di Indonesia! Inilah Brand-Brand yang Super Kreatif dan Sukses Memenangkan Persaingan di Era Kompetisi Bisnis yang Sangat Ketat

Jakarta– Inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk/jasa secara nyata telah memberikan dampak yang positif bagi sebuah brand untuk tetap survive dan bersaing di kompetisi bisnis yang…

Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Doc: Kementan)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:04 WIB

Nasrullah Didapuk Jadi Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penyegaran organisasi pada pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama lingkup Kementerian Pertanian. Dalam penyegaran ini, Direktur Jenderal Peternakan…

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:30 WIB

20,48 Persen Laba Bersih 2019 Semen Baturaja Dibagikan Sebagai Dividen Tunai

Jakarta - Para pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), sebuah BUMN industri semen di Sumatera Selatan, dalam Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (05/08/2020),…