INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dampak pandemi COVID-19 telah memukul perekonomian di seluruh dunia termasuk Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani memberikan tiga masukan kepada pemerintah dalam menangani dampak pandemi tersebut.

Pertama, Hariyadi meminta pemerintah untuk meningkatkan penanganan Corona, salah satunya dibuat pelacakan atau tracing yang langsung terhubung dengan handphone (HP) untuk mengetahui seseorang positif Corona. Menurutnya, cara ini telah dilakukan di beberapa negara.

"Ini penting selain kita test (COVID-19) tapi juga harus melakukan pelacakan diri. Bagaimana pun tanpa penanganan yang tepat ini membuat perasaan kita jadi khawatir atau waswas," kata Hariyadi dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).

Kedua, Hariyadi meminta pemberian stimulus untuk pengusaha ditingkatkan. Selama ini stimulus yang diberikan pemerintah dinilai belum bisa dirasakan oleh pengusaha.

"Sampai hari ini dampak stimulus belum bisa terlalu dirasakan oleh dunia usaha. Pada intinya semua stimulus itu terkait untuk meringankan beban biaya. Jadi itu sangat kita butuhkan untuk menekan beban agar kita masih mempunyai nafas yang panjang," kata Hariyadi.

Ketiga, Hariyadi meminta pemerintah untuk membuat model kerja untuk memulihkan permintaan (demand). Hal ini dinilai perlu karena pengusaha sudah sangat terpukul omzetnya akibat pandemi.

"Kami berharap semua masukan yang telah kami sampaikan dapat sekiranya diberikan perhatian. Paling tidak kita sama-sama cari jalan keluar karena memang sangat sulit," ungkapnya.