INDUSTRY.co.id - Jakarta, Aktivitas di tempat kerja atau di ruang publik memiliki risiko terpapar virus SARS-CoV-2. Potensi risiko tinggi tersebut bisa dihilangkan dengan melakukan upaya pencegahan.
Dokter Reisa, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa pencegahan tersebut bisa dilakukan dengan jurus jitu yakni menjaga jarak.
Menurut Reisa, beberapa penelitian ilmiah menunjukkan, bahwa jaga jarak merupakan jurus paling jitu menurunkan risiko tertular COVID-19.
Untuk itu, pengaturan jaga jarak juga perlu diperhatikan di lingkungan kerja, seperti pengaturan tempat duduk bagi setiap karyawan.
"Para manager perusahaan harus memperhatikan sistem tempat duduk di ruang kerja. Pastikan berjarak lebih dari 1 meter, dan memiliki sekat apabila memungkinkan," ucapnya beberapa saat lalu.
Selain itu, sebut Reisa, pengaturan pintu masuk dan keluar untuk semua karyawan juga harus diperhatikan agar tidak terjadi penumpukan orang.
"Pnduan protokol kesehatan berlaku juga di tempat makan, ruang istirahat, dan ruang pertemuan," jelas Reisa.
Dokter berparas cantik ini juga mengibgatkan kepada para manajer kantor atau pimpinan pimpinan perusahaan agar menerapkan protokol kesehatan sesuai panduan dari Pemerintah untuk melindungi para pekerja terpapar Covid-19 dilingkungan kerja.
"Berlakukanlah protokol kesehatan, berlakukanlah jam istirahat yang berbeda bagi setiap shift, untuk mengurangi kepadatan sehingga terus terjaga jarak yang aman, yaitu satu sampai dua meter," tegas Reisa.