INDUSTRY.co.id - Padang - Alhamdulillah, kabar gembira datang dari Kota Padang yang mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan angka kesembuhan pasien covid-19 tertinggi. Angka kesembuhan tersebut melebihi rata-rata nasional bahkan dunia.

Advertisement

"Dari total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 477 orang di Kota Padang, telah sembuh sebanyak 243 orang, dengan persentase kesembuhan sebesar 51 persen," ungkap Wali Kota Padang Mahyeldi melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Senin malam (15/6).

Menurutnya, hingga pada tanggal 13 Juni pihaknya mencatat secara nasional angka kesembuhan pasien positif corona sebesar 36,81 persen (13.776 pasien sembuh dan kasus 37.420) dan secara rata-rata dunia sebesar 45,19 persen (3.462.889 pasien sembuh dari kasus total 7.662.486). 

Advertisement

"Artinya apa, bahwa secara nasional bahkan dunia, angka kesembuhan pasien positif corona di Kota Padang jauh lebih tinggi yaitu sebesar 51 persen," ujar Mahyeldi.

Angka kesembuhan pasien positif corona di Kota Padang sebesar 51 persen tersebut juga lebih besar dari beberapa kota lain di Indonesia. 

Advertisement

Sebut saja Bandung, pertanggal 13 mencatat persentase kesembuhan 50,56 persen (182 pasien sembuh dari kasus 360), Surabaya 36 persen dan Makasar 36,81 persen.  

"Alhamdulillah, ini capaian yang sangat luar biasa. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja siang dan malam untuk untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Padang ini, sehingga kabar menggembirakan ini tentu semakin memotivasi kita untuk bekerja lebih maksimal lagi" ujarnya.
    
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, hingga saat inj kasus terkonfimasi positif sebanyak 477 orang,  adapun yang berhasil sembuh sebanyak 243 orang. 

Advertisement

Sementara yang  meninggal sebanyak 22 orang dengan persentase kematian sebesar 4,6 persen. 

"Sementara itu, ODP sebanyak 922 orang, PDP 394 orang, PPT dengan rincian selesai pemantauan 7366, pemantauan baru 3 orang dan masih dalam pemantaun 113 orang, dan OTG 628 orang," pungkas Feri Mulyani.