INDUSTRY co.idJakarta, Bursa Asia dibuka turun pada Jumat (12/6) usai bursa Wall Street anjlok tajam di tengah kekhawatiran gelombang kedua pandemi covid-19.

Advertisement

Dilansir dari laman IDX Jumat (12/6), tercatat Indeks Korea Kospi memimpin penurunan saham di kawasan Asia dengan turun 4,2% di awal perdagangan ketika indeks Kosdaq turun 4,41% dan indeks Nikkei 225 dibuka turun 2,26% dan indeks Topix melemah 2,4%.

Sementara itu indeks Australia S&P/ASX 200 turun 1,31% dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,02%.

Advertisement

Indeks US Dollar AS berada di level 96,804 dan yen diperdagangkan di level 106,81 per dolar AS dan dolar Australia berada di $0,6822.

Sementara itu, melemahnya perdagangan juga dialami oleh Indonesia. IHSG melemah di zona merah 139,24 poin atau 2,86% ke level 4.715,51. 

Advertisement

Tercatat di awal sesi I saat opening bell, 32 saham menguat, 242 saham melemah dan 68 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp369,29 miliar dari 399,60 juta lembar saham yang diperdagangkan. 

Sementara itu, deretan saham di top gainers adalah PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik Rp29 atau 30,85% ke Rp123, saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) naik Rp37 atau 21,89% ke Rp206, dan saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) naik Rp215 atau 18,14% ke Rp1.400. 

Advertisement

Sedangkan saham di top losers yaitu saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun Rp300 atau 6,38% ke Rp4.400, saham PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) turun Rp14 atau 6,14% ke Rp214, dan saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) turun Rp12 atau 5,50% ke Rp206.