INDUSTRY.co.id - Jakarta-Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jalan Raya Gading Kirana, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada Selasa (11/4/2017) dini hari tadi.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono membenarkan kejadian yang menimpa penyidik senior KPK tersebut.  Berikut kronologisnya. 

"Perlu kami jelaskan, tadi pagi 05.10 WIB usai menjalankan salat subuh di Masjid Al-Iksan, karena jarak kurang dari 30 meter dari kediamannya korban dihampiri dua orang menggunakan sepeda motor yang kemudian menyiramkan air keras," ujar Dwiyono, Selasa (11/4/2017) pagi usai menjenguk Novel di Lobby RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Ibadah salat subuh di Masjid Al Iksan dekat kediamannya di Jalan Deposito, RT03/RW10, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dwiyono menyebutkan dua orang yang belum diketahui identitasnya itu mengendarai sepeda motor matik dan bebek kemudian langsung melarikan diri usai menyiram korban dengan menggunakan air keras.

"Korban sempat menghindar dan melarikan diri untuk mendapatkan air membasuh mukanya namun karena berlari dan panik ia sempat membentur pohon nangka di pinggir jalan sehingga ada sedikit luka lebam di wajahnya," kata Dwiyono.

Dwiyono menyebutkan kasus penyiraman tersebut sudah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara. Polisi sudah mengirimkan sampel air keras ke Labfor Mabes Polri untuk proses penyelidikan jenis air yang disiramkan ke wajah dari Novel Baswedan.

"Kami sudah lakukan olah TKP dan pemeriksaan empat orang saksi baik dari pihak keluarga dan pelapor. Korban dalam kondisi sadar dan masih di rawat di kamar 508 RS Mitra Keluarga Kelapa Gading juga masih dalam pemeriksaan intensif dokter. Kami harapkan beliau segera lekas sembuh," tutur mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu.

Dwiyono menjelaskan iri-ciri pelaku masih dalam pengembangan. Tersangka diduga dan barang bukti yang diamankan ada baju korban yang terkena cairan air keras, cangkir yang berisi diduga air keras, dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Air itu kita bawa ke labfor karena baunya sangat menyengat, untuk luka yang di dekat jidat karena terbentur pohon nangka, kelopak mata sebelah kiri masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dokter. Kita masih selidiki apakah ini masih direncanakan atau tidak," tandasnya

Novel Baswedan merupakan Kepala Satuan Tugas yang menangani beberapa perkara besar yang sedang ditangani KPK. Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-E).

Beberapa waktu terakhir, Novel Baswedan terlibat persoalan di internal KPK. Novel yang mewakili Wadah Pegawai KPK menolak secara tegas rencana agar Kepala Satuan Tugas ( Kasatgas) diangkat langsung dari anggota Polri yang belum pernah bertugas di KPK sebelumnya.